SINOPSIS THAMMA: Cinta Mistis, Tawa, dan Teror di Satu Layar

SINOPSIS THAMMA: Cinta Mistis, Tawa, dan Teror di Satu Layar

Film terbaru garapan Maddock Films, berjudul THAMMA, siap menghibur penonton mulai 21 Oktober 2025, bertepatan dengan perayaan Diwali. Film ini menjadi sorotan besar berkat perpaduan komedi, horor, dan romansa, serta deretan bintang papan atas seperti Ayushmann Khurrana, Rashmika Mandanna, dan Nawazuddin Siddiqui.

Disutradarai Aditya Sarpotdar dan diproduseri oleh Dinesh Vijan bersama Amar Kaushik, THAMMA mengisahkan dua jiwa yang terjebak dalam takdir mistis, di mana cinta mereka harus menghadapi kekuatan supranatural tak kasat mata. Ceritanya menggabungkan romansa hangat, humor cerdas, dan ketegangan horor, dengan akar kisah yang terinspirasi dari mitologi India kuno, menjadikannya warna baru dalam semesta film Maddock setelah suksesnya Stree, Bhediya, dan Munjya.

Ayushmann tampil unik sebagai Betal, sosok vampir legendaris yang menampilkan sisi romantis dan lucu. “Ini film paling fantasi dalam karier saya,” ujarnya. Sementara itu, Rashmika Mandanna berperan sebagai perempuan tangguh yang menjadi pusat kekuatan emosional film ini. Produser bahkan menyebut karakternya sebagai tokoh paling kuat di semesta Maddock. Tak ketinggalan, Nawazuddin Siddiqui tampil memukau sebagai Yakshasan, antagonis karismatik dengan sentuhan komedi.

Menjelang penayangan, THAMMA mencatat prestasi fantastis: pendapatan pra-tayang sebesar Rp9,6 miliar, dengan 57.000 tiket terjual. Analis box office memperkirakan pembukaan film ini bisa mencapai Rs 15–20 crore.

Sebagai bagian dari Horror-Comedy Universe Maddock, THAMMA juga memperkenalkan karakter baru dan menjadi jembatan menuju film Shakti Shalini. Dengan cameo Varun Dhawan sebagai Bhediya, film ini menjanjikan pengalaman menegangkan sekaligus menghibur.

Mulai tayang di seluruh jaringan Cinema XXI Indonesia, THAMMA hadir sebagai tontonan seram, romantis, dan penuh tawa — perpaduan sempurna untuk perayaan Diwali tahun ini.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini