REVIEW Penunggu Rumah: Buto Ijo, Horor Atmosferik Ramah Keluarga di Awal 2026

REVIEW Penunggu Rumah: Buto Ijo, Horor Atmosferik Ramah Keluarga di Awal 2026

Akting Solid dan Atmosfer Mencekam

Dari sisi akting, Celine Evangelista tampil meyakinkan sebagai ibu yang tertekan namun tetap berjuang melindungi anaknya. Gandhi Fernando memberi warna lewat karakter Ali yang skeptis, sementara Valerie Thomas dan Meryem Hasanah memperkaya dinamika emosional cerita.

Sutradara Achmad Romie Baraba memilih gaya horor atmosferik minim jump scare, sehingga rasa tidak nyaman muncul perlahan dan bertahan lama. Visual Buto Ijo dikombinasikan antara efek praktikal dan CGI yang cukup efektif, meski di beberapa adegan terlihat sederhana. Kekuatan film ini justru terletak pada desain suara dan lokasi rumah tua yang sukses membangun nuansa mencekam.

Catatan Kekurangan

Meski menawarkan konsep segar, film ini memiliki beberapa kelemahan. Alur cerita di awal terasa lambat, beberapa dialog kurang natural, dan gaya visualnya mengingatkan pada film horor Indonesia era 2010-an. Namun, semua itu terbayar dengan penutup cerita yang rapi dan plot twist yang cukup mengejutkan.

Kesimpulan

Penunggu Rumah: Buto Ijo menjadi upaya menarik dalam menghidupkan kembali folklore Nusantara dengan pendekatan horor yang lebih ramah keluarga. Cocok bagi penonton yang ingin merasakan ketegangan tanpa teror berlebihan, sekaligus mengenalkan kembali cerita rakyat Indonesia kepada generasi muda. Tayang mulai 15 Januari 2026, film ini layak menjadi alternatif horor keluarga di bioskop dengan pesan moral yang kuat dan hiburan yang tetap menegangkan.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini