ULASAN Secret Mall Apartment: Seni, Perlawanan Sunyi, dan Apartemen Rahasia di Jantung Gentrifikasi

ULASAN Secret Mall Apartment: Seni, Perlawanan Sunyi, dan Apartemen Rahasia di Jantung Gentrifikasi

Secret Mall Apartment mungkin terdengar seperti judul dokumenter yang sederhana dan ramah SEO, tetapi film garapan Jeremy Workman ini membongkar kisah yang jauh lebih kompleks dari sekadar tiga kata. Dokumenter ini mengikuti sekelompok seniman dari lingkungan kreatif kelas pekerja di Providence, Rhode Island, yang terusir dari tempat tinggal mereka akibat pembangunan pusat perbelanjaan mewah—penanda awal gelombang gentrifikasi besar-besaran di kawasan tersebut.

Alih-alih menghilang, delapan sahabat ini menemukan ruang kosong yang nyaris tak terpetakan di dalam mal baru itu. Di sanalah mereka diam-diam membangun sebuah apartemen rahasia dan menjadikannya tempat tinggal selama hampir tiga tahun, tanpa pernah terdeteksi oleh petugas keamanan maupun pengunjung mal. Keberadaan mereka berlangsung seperti hantu—hadir, namun tak terlihat.

Jeremy Workman mengungkapkan bahwa sejak awal proses pembuatan film, ia menyadari apartemen rahasia ini bukan sekadar aksi nekat. “Mereka menciptakan ruang itu sebagai pernyataan personal melawan gentrifikasi. Mereka kehilangan rumah karena pembangunan, dan ini adalah cara unik untuk mengatakan kepada para pengembang bahwa mereka tidak akan begitu saja pergi,” ujarnya.

Namun, film ini menunjukkan bahwa motif mereka tidak tunggal. Ada sensasi melakukan “kejahatan protes” yang tak merugikan siapa pun—aksi subversif yang bersifat main-main, dilakukan tepat di depan mata sistem yang tak pernah menyadarinya. Delapan orang yang sama terlihat hampir setiap hari di mal, jarang berbelanja selain di food court, menghilang dan muncul kembali selama berjam-jam, sementara apartemen seluas sekitar 750 kaki persegi itu perlahan diisi sofa, lemari, dan perlengkapan hidup lainnya. Aksesnya sendiri nyaris mustahil: melalui ruang sempit dan tangga logam tinggi yang curam.

Lebih jauh, Secret Mall Apartment adalah film tentang ekspresi artistik. Tentang bagaimana seniman sering kali terus menjelaskan alasan di balik karya mereka, meski dorongan kreatif itu sendiri berasal dari lapisan batin yang tak sepenuhnya bisa diurai secara rasional.

Delapan seniman tersebut adalah Michael Townsend sebagai figur sentral, bersama Adriana Valdez Young, Colin Bliss, James JA Mercer, Andrew Oesch, Greta Scheing, Jay Zehngebot, dan Emily Ustach. Apartemen rahasia ini bukan sekadar aksi iseng atau praktik “penghuni liar” seperti yang dilabelkan media lokal, melainkan kelanjutan alami dari praktik artistik mereka selama ini.

Michael dikenal sebagai “seniman selotip”, menciptakan karya seni temporer dari selotip yang mudah dilepas—karya yang hadir untuk dilihat, direnungkan, lalu lenyap. Ia juga seorang pendidik yang mendorong siapa pun, bahkan mereka yang tak pernah menganggap diri seniman, untuk berani berkarya bersama. Di bawah kepemimpinannya, kelompok ini telah menciptakan karya seni fana di ruang publik di seluruh Amerika Serikat—dari jalanan kota, sekolah, rumah sakit, hingga gedung-gedung ikonik. Salah satu yang paling dikenang adalah siluet-siluet selotip di gedung New York untuk mengenang korban tragedi 9/11.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini