SINOPSIS Tiba-Tiba Setan Siap Tayang April 2026

SINOPSIS Tiba-Tiba Setan Siap Tayang April 2026

CINEMA XXI

Industri film Indonesia kembali menghadirkan warna baru lewat film horor komedi berjudul Tiba-Tiba Setan. Film produksi Ess Jay Pictures ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026. Disutradarai oleh Etienne Caesar, film ini memadukan unsur horor, komedi absurd, dan konflik keluarga dalam satu cerita penuh kejutan.

Film ini menghadirkan kolaborasi komedian Oki Rengga dan Lolox yang siap memberikan sensasi tegang sekaligus mengundang tawa penonton.

Kisah Harta Karun di Hotel Terbengkalai

Cerita film ini berawal dari sekelompok kakak beradik yang mendatangi sebuah hotel tua yang sudah lama terbengkalai. Mereka percaya bahwa mendiang ayah mereka menyembunyikan harta karun di tempat tersebut.

Namun pencarian tersebut justru memicu konflik di antara mereka. Tanpa sepengetahuan anggota keluarga lain, salah satu dari mereka menyusun rencana licik dengan menyewa penjaga hotel untuk berpura-pura menjadi hantu agar menakut-nakuti saudara-saudaranya.

Rencana itu malah berubah menjadi bencana ketika aksi pura-pura tersebut tanpa sengaja membangkitkan roh asli seorang wanita yang pernah dibunuh dan dikubur di hotel itu. Sejak saat itu, hotel yang awalnya hanya menjadi lokasi pencarian harta berubah menjadi tempat penuh teror supranatural.

Perpaduan Horor dan Komedi

Berbeda dari film horor pada umumnya, Tiba-Tiba Setan menghadirkan cerita yang menegangkan namun tetap ringan. Situasi menyeramkan sering kali diselingi aksi konyol para karakter yang menciptakan humor absurd di tengah ketegangan.

Selain dua komedian utama, film ini juga dibintangi sejumlah aktor dan aktris seperti Ratu Felisha, Tanta Ginting, Poppy Sovia, Reza Nangin, Amara Angelica, Shahabi Sakri, dan Naura Hakim.

Film ini menjadi proyek layar lebar pertama bagi Ess Jay Pictures yang sebelumnya dikenal memproduksi sejumlah sinetron televisi. Film ini diproduseri oleh Sridhar Jetty dan Jimmy Lalwani, sementara naskahnya ditulis oleh Rebecca M. Bath bersama Ridho Brado.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini