ULASAN Danur: The Last Chapter, Perpisahan Emosional dari Semesta Risa Saraswati

ULASAN Danur: The Last Chapter, Perpisahan Emosional dari Semesta Risa Saraswati

CINEMA XXI

Setelah hampir satu dekade menemani penonton, kisah dalam semesta Danur: I Can See Ghosts akhirnya mencapai penutup melalui Danur: The Last Chapter. Film ini menjadi akhir perjalanan panjang karakter Risa yang telah berkembang sejak 2017.

Disutradarai kembali oleh Awi Suryadi, cerita kali ini membawa Risa—yang diperankan Prilly Latuconsina—ke fase hidup baru. Ia mencoba hidup normal dengan menutup kemampuan indra keenamnya dan menjauh dari dunia gaib. Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama.

Masalah mulai muncul saat Riri, adiknya, bersiap menikah. Kebahagiaan keluarga justru berubah menjadi awal teror. Riri menunjukkan perubahan sikap yang aneh, sementara Risa mengalami kejadian ganjil—seolah mengalami kematian berulang kali dalam berbagai situasi.

Dari pengalaman itu, Risa mulai menyadari ada pesan tersembunyi. Ia mencurigai sahabat gaibnya, termasuk Peter, sedang mencoba memperingatkan sesuatu yang lebih besar.

Berbeda dengan film horor pada umumnya, film ini membangun ketegangan secara perlahan. Atmosfer misteri terasa lebih kuat dibanding sekadar jump scare, membuat penonton ikut larut dalam teka-teki yang dihadapi Risa.

Menariknya, kekuatan utama film ini justru terletak pada drama keluarga. Hubungan antara Risa dan Riri menjadi pusat emosi cerita—di tengah pilihan antara masa depan dan masa lalu yang belum benar-benar selesai.

Penampilan Prilly terasa semakin matang setelah bertahun-tahun memerankan karakter ini. Sementara itu, Zee Asadel sebagai Riri memberikan dinamika baru yang memperkuat konflik.

Sebagai penutup, Danur: The Last Chapter tidak hanya menghadirkan teror, tetapi juga rasa perpisahan yang hangat. Film ini menjadi bentuk penutup yang layak—penuh emosi, nostalgia, dan refleksi—bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan Risa dari awal hingga akhir.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini