Review Tiba-Tiba Setan: Horor Komedi Ringan yang Menghibur

Review Tiba-Tiba Setan: Horor Komedi Ringan yang Menghibur

CINEMA XXI

Film Tiba-Tiba Setan hadir sebagai tontonan horor komedi yang ringan dan menghibur di tengah dominasi film horor serius. Disutradarai oleh Etienne Caesar, film ini menggabungkan konflik keluarga, perebutan warisan, dan teror supranatural dengan balutan humor santai.

Cerita berfokus pada sebuah keluarga yang kembali ke hotel tua peninggalan ayah mereka demi mencari harta karun tersembunyi. Rencana licik Aldi (Tanta Ginting) yang menyuruh dua penjaga hotel berpura-pura menjadi hantu justru berujung petaka saat arwah asli bernama Narsih benar-benar muncul dan meneror mereka.

Dari sisi cerita, alurnya sederhana dan mudah diikuti, cocok untuk penonton yang mencari hiburan tanpa harus berpikir rumit. Unsur horornya hadir melalui beberapa jumpscare yang cukup efektif, meski tidak terlalu dalam atau mencekam. Sebaliknya, kekuatan utama film ini justru terletak pada komedinya.

Duet Oki Rengga dan Lolox menjadi nyawa film lewat chemistry yang natural dan dialog yang terasa spontan. Humor yang disajikan memang tidak selalu meledak, tetapi cukup konsisten menjaga ritme tetap ringan dan menyenangkan.

Kejutan datang dari Ratu Felisha yang tampil mencuri perhatian lewat peran komedi yang segar. Dengan mengandalkan ekspresi dan gestur, ia berhasil menghadirkan tawa tanpa terkesan berlebihan. Sementara itu, pemain lain seperti Poppy Sovia dan Reza Nangin turut melengkapi dinamika cerita meski porsinya belum maksimal.

Secara teknis, film ini tergolong standar. Visual dan sinematografi tidak terlalu menonjol, namun tetap cukup mendukung suasana, terutama dengan latar hotel tua yang sesuai dengan nuansa horor.

Kesimpulannya, Tiba-Tiba Setan bukan film yang revolusioner, tetapi berhasil sebagai hiburan ringan yang mengandalkan kekuatan komedi dan chemistry pemain. Cocok untuk ditonton santai saat ingin melepas penat tanpa ekspektasi tinggi.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini