Review Film Raja Shivaji: Epik Sejarah Penuh Emosi, Namun VFX Kurang Maksimal
INSTAGRAM RITEISH D
Film Raja Shivaji menghadirkan kisah kebangkitan Chhatrapati Shivaji Maharaj yang diperankan oleh Riteish Deshmukh, sebagai sosok pemimpin visioner yang memperjuangkan Swarajya atau kemerdekaan bagi rakyatnya. Berlatar awal 1600-an, film ini menggambarkan perjuangan Shivaji melawan kekuatan besar seperti Mughal, Nizam, dan Adilshahi, dengan mengedepankan strategi dibanding sekadar kekuatan fisik.
Dididik oleh ibunya, Jijabai (Bhagyashree), Shivaji tumbuh menjadi pemimpin yang menjunjung tinggi prinsip kecerdikan. Film ini juga memperkaya cerita dengan hubungan emosional bersama tokoh penting seperti Shahaji Bhosale (Sachin Khedekar), Sambhaji (Abhishek Bachchan), dan Saibai (Genelia Deshmukh). Salah satu momen paling ikonik yang ditampilkan adalah konfrontasi dengan Afzal Khan, yang menegaskan kecerdasan strategi Shivaji dalam pertempuran.
Kekuatan utama film ini terletak pada kedalaman emosionalnya. Riteish Deshmukh berhasil membawakan karakter Shivaji dengan penuh penghormatan tanpa berlebihan. Musik garapan Ajay-Atul turut memperkuat atmosfer, terutama lewat lantunan “Jai Bhavani” dan “Har Har Mahadev” yang membangkitkan semangat.
Desain produksi dan kostum juga berhasil menghidupkan suasana era 1600-an, sementara penulisan naskah dan dialog mampu membangun rasa bangga dan patriotisme secara natural.
Namun, film ini tidak luput dari kekurangan. Efek visual (VFX) dinilai masih belum maksimal jika dibandingkan standar film epik global saat ini. Beberapa adegan terasa kurang halus dan sedikit mengganggu pengalaman menonton.
Secara keseluruhan, Raja Shivaji adalah film sejarah yang kuat secara emosi dan cerita, meski masih memiliki ruang untuk peningkatan dari sisi teknis visual.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, KENDAL- Tesla Model Y menjadi salah satu kendaraan…
NYALANUSATARA, JAKARTA- Festival Film Cannes 2026 akan kembali digelar…
NYALANUSANTARA, SUARABAYA- Masalah kesehatan mental remaja kini dinilai menjadi…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga kembali…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pendukung klub-klub Arsenal, Liverpool, Chelsea, dan Manchester…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Bank Negara Malaysia dan Bank Indonesia resmi…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Tim ekonom Bank Central Asia menilai Tiongkok…
NYALANUSANTARA, Semarang — Proses pewarganegaraan bukan sekadar urusan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng mendukung peningkatan…
NYALANUSANTARA, Semarang — Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas…
Komentar