Review Film Baby Do Die Do: Aksi Balas Dendam yang Ditopang Akting Memukau Huma Qureshi

Review Film Baby Do Die Do: Aksi Balas Dendam yang Ditopang Akting Memukau Huma Qureshi

ISTIMEWA

Baby Do Die Do menghadirkan kisah thriller penuh misteri yang berpusat pada dua saudara kembar, salah satunya merupakan penyandang disabilitas tuli dan bisu. Keinginan mereka merasakan kemewahan dengan menyelinap ke sebuah hotel berbintang berubah menjadi mimpi buruk setelah tanpa sengaja menyaksikan aksi pembunuhan. Insiden tersebut merenggut nyawa salah satu saudara, sementara yang selamat memulai perjalanan berbahaya untuk mengungkap pelaku sekaligus menuntut balas.

Daya tarik utama film ini terletak pada penampilan Huma Qureshi. Tanpa banyak dialog, ia mampu menampilkan emosi yang kuat melalui ekspresi wajah dan bahasa tubuh, menghadirkan sosok perempuan yang rapuh namun penuh tekad. Penampilan Sikandar Kher sebagai karakter antagonis juga memberikan kesan mengintimidasi, sedangkan Chunky Panday tampil solid mendukung jalannya cerita.

Meski demikian, film ini memiliki kelemahan pada penyusunan alur, terutama di babak awal. Paruh pertama berjalan lambat dengan sejumlah adegan yang terasa berlarut-larut dan kurang memberikan kontribusi berarti terhadap perkembangan cerita. Baru memasuki paruh kedua, ketika tema balas dendam menjadi fokus utama, ritme film mulai meningkat dan ketegangan berhasil dibangun dengan lebih efektif. Secara keseluruhan, Baby Do Die Do menawarkan thriller yang menarik berkat kualitas akting para pemainnya, meski masih terkendala oleh naskah yang kurang konsisten.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini