SINOPSIS Paket Santet, Teror Datang dari Kiriman Misterius

SINOPSIS Paket Santet, Teror Datang dari Kiriman Misterius

CINEMA XXI

Rumah produksi BASE Entertainment resmi memperkenalkan film horor terbarunya berjudul Paket Santet. Disutradarai Dinna Jasanti, film ini mengusung konsep horor yang dekat dengan kehidupan masyarakat modern dengan menghadirkan teror melalui paket pengiriman, sesuatu yang kini menjadi bagian dari keseharian.

Bersamaan dengan perilisan poster karakter perdana, BASE Entertainment memperkenalkan tujuh pemeran utama, yakni Fatih Unru sebagai Deva, Yasamin Jasem sebagai Bella, Azela Putri sebagai Kiki, Fadly Faisal sebagai Ale, Gabriella Ekaputri sebagai Celia, Farandika sebagai Glen, serta Fiki Naki sebagai Firza. Film ini juga menjadi debut Fiki Naki di layar lebar.

Berbeda dari film bertema santet pada umumnya yang identik dengan ritual mistis atau benda-benda seperti boneka jerami dan tanah kuburan, Paket Santet menghadirkan teror dalam bentuk paket pengiriman lengkap dengan plastik pembungkus, barcode, dan label alamat layaknya paket belanja online.

Cerita mengikuti tujuh mahasiswa yang hidupnya berubah setelah menerima kiriman misterius tanpa identitas pengirim. Sejak paket tersebut tiba, mereka mulai diteror oleh santet mematikan yang mengincar satu per satu. Di tengah rasa takut, mereka berusaha mengungkap sosok di balik kiriman tersebut sebelum korban berikutnya berjatuhan.

Sutradara Dinna Jasanti mengatakan daya tarik utama film ini terletak pada kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ancaman yang datang dari sesuatu yang sangat akrab justru mampu menciptakan rasa takut yang lebih nyata dan mencekam.

Pengalaman syuting juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pemain. Yasamin Jasem mengaku kini memiliki perasaan berbeda setiap kali menerima paket di rumah karena konsep cerita film terasa begitu realistis. Sementara itu, Fatih Unru menilai kekuatan Paket Santet tidak hanya berasal dari unsur horor, tetapi juga hubungan persahabatan yang dibangun secara natural di antara para karakter, sehingga membuat emosi penonton semakin terlibat saat teror mulai menghantui mereka.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini