The Odyssey Tayang di Indonesia, Christopher Nolan Hidupkan Kembali Epos Legendaris Homer

The Odyssey Tayang di Indonesia, Christopher Nolan Hidupkan Kembali Epos Legendaris Homer

The Odyssey resmi menghiasi layar bioskop Indonesia mulai 15 Juli 2026. Film terbaru arahan sutradara peraih Oscar Christopher Nolan ini menjadi salah satu rilisan Hollywood yang paling dinanti tahun ini karena mengadaptasi kisah klasik Odyssey karya penyair Yunani kuno, Homer, dalam balutan sinematik modern.

Mengusung genre aksi fantasi, drama, dan petualangan, film ini menyajikan perjalanan epik yang telah dikenal selama ribuan tahun dengan skala produksi megah serta gaya penceritaan khas Nolan yang penuh ketegangan.

Mengisahkan Perjuangan Odysseus Kembali ke Ithaca

Cerita berpusat pada Odysseus, Raja Ithaca yang diperankan Matt Damon. Setelah memenangkan Perang Troya, ia berusaha pulang untuk berkumpul kembali dengan istrinya, Penelope, dan putranya, Telemachus.

Namun perjalanan tersebut berubah menjadi pengembaraan selama 10 tahun. Dalam upayanya kembali ke tanah kelahirannya, Odysseus harus menghadapi amarah para dewa, badai dahsyat, hingga berbagai makhluk mitologi yang menguji keberanian dan kecerdasannya.

Ia berhadapan dengan Cyclops Polyphemus, mendengar rayuan mematikan para Siren, serta menghadapi Calypso, nimfa yang berusaha menahannya agar tetap tinggal. Berbagai rintangan itu memaksa Odysseus mengandalkan kepemimpinan, strategi, dan tekad untuk menyelamatkan dirinya beserta para pengikutnya.

Sementara itu di Ithaca, Penelope dan Telemachus berjuang mempertahankan kerajaan dari para bangsawan yang berambisi merebut takhta selama sang raja belum kembali.

Christopher Nolan Beri Sentuhan Baru pada Kisah Klasik

Usai meraih kesuksesan lewat Oppenheimer, Christopher Nolan kembali menulis sekaligus menyutradarai proyek ambisius ini. Meski tetap berpegang pada inti cerita karya Homer, Nolan menghadirkan interpretasi baru dengan narasi yang lebih kompleks, emosional, dan spektakuler.

Film ini diproduksi dengan anggaran sekitar US$250 juta, menjadikannya salah satu proyek terbesar sepanjang karier sang sutradara.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini