Sinopsis MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Petualangan Empat Sahabat yang Ungkap Misteri dan Bahaya Narkoba

Sinopsis MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Petualangan Empat Sahabat yang Ungkap Misteri dan Bahaya Narkoba

ISTIMEWA

Film MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 6 Agustus 2026. Mengusung genre aksi, misteri, petualangan, dan drama keluarga, film berdurasi 98 menit ini menyajikan kisah menegangkan empat remaja yang tanpa sengaja terlibat dalam sebuah misteri saat menjalankan tugas Pramuka.

Disutradarai oleh Franklin Darmadi, film ini tidak hanya menawarkan petualangan seru, tetapi juga menyampaikan pesan penting mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat dikemas dalam bentuk menyerupai permen atau jajanan, sehingga mengancam anak-anak dan remaja.

Sinopsis MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula

Cerita mengikuti perjalanan empat sahabat, Kirana, Hanna, Gerald, dan Bagas, yang berangkat ke sebuah desa bersama guru Pramuka mereka, Pak Wira, untuk melakukan survei lokasi kegiatan jambore.

Awalnya perjalanan berlangsung menyenangkan. Namun suasana berubah drastis ketika Bagas, yang sebelumnya menunjukkan perilaku tidak biasa, tiba-tiba menghilang tanpa jejak sesampainya di lokasi perkemahan.

Kehilangan sahabat mereka membuat Kirana, Hanna, dan Gerald segera melakukan pencarian. Satu-satunya petunjuk yang mereka temukan hanyalah sepotong kembang gula, makanan kesukaan Bagas.

Petunjuk sederhana tersebut menjadi awal dari penyelidikan yang membawa ketiganya ke dalam serangkaian peristiwa misterius. Semakin jauh mereka menelusuri jejak Bagas, semakin banyak rahasia dan ancaman yang terungkap.

Perjalanan yang semula hanya bertujuan melakukan survei jambore pun berubah menjadi petualangan penuh bahaya yang menguji keberanian, kekompakan, dan kepercayaan di antara mereka.

Mengangkat Isu Bahaya Narkoba

Salah satu keunggulan film ini adalah cara penyampaian pesan sosial yang relevan. MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula mengangkat isu penyalahgunaan narkoba yang dapat dikemas menyerupai permen atau makanan ringan sehingga mudah menyasar anak-anak.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini