Review Film “Ohh My Dog”: Kisah Kesetiaan yang Menghangatkan Hati
ISTIMEWA
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Film “Ohh My Dog” menghadirkan dua cerita yang berlangsung di Assam dan Bihar dengan latar kehidupan yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh satu hal, yakni cinta dan kesetiaan tanpa syarat. Kisah pertama mengikuti Appu, seorang anak perempuan yang diperankan Maahi Rai, yang terpukul setelah anjing kesayangannya, Momo, tiba-tiba menghilang.
Alih-alih menyerah, Appu memanfaatkan kemampuan teknologinya untuk mencari keberadaan Momo. Pencarian tersebut perlahan membawanya pada kenyataan yang jauh lebih kelam dari yang ia bayangkan.
Di tempat berbeda, Bihar, seekor anjing bernama Oscar juga menjalani pencarian serupa. Setelah pengasuhnya, Prince, menghilang secara misterius, Oscar terus berusaha menemukan keberadaannya. Namun, perjalanan tersebut justru membawanya menghadapi berbagai ancaman yang tersembunyi di balik hilangnya Prince.
Kedua cerita tersebut tidak benar-benar bertemu, tetapi sengaja dibuat saling mencerminkan. Melalui perjalanan Appu dan Oscar, film ini menunjukkan bagaimana keberanian, kesetiaan, serta kasih sayang dapat muncul secara tulus, bahkan dalam diri hewan.
Sutradara Amit Rai menggunakan hubungan manusia dan anjing sebagai medium untuk mengangkat tema keluarga, persahabatan, serta sisi kemanusiaan. Oscar dan Momo bukan sekadar pelengkap cerita, melainkan menjadi pusat emosional yang menggerakkan keseluruhan narasi.
Kelebihan “Ohh My Dog”
Hal paling menonjol dari film ini adalah ketulusannya. “Ohh My Dog” tidak terlalu mengandalkan adegan melodramatis untuk menggugah emosi penonton. Sebaliknya, film memilih pendekatan yang lebih sederhana, hangat, dan cocok untuk disaksikan bersama keluarga.
Oscar dan Momo juga tidak ditempatkan hanya sebagai karakter lucu untuk menghibur penonton. Keduanya memiliki peran penting dalam perkembangan cerita. Kesetiaan dan kecerdasan mereka justru menjadi salah satu penggerak utama konflik.
Sejumlah adegan berhasil menghadirkan emosi yang terasa natural. Perjuangan Oscar yang tidak berhenti mencari Prince maupun kegigihan Appu untuk menemukan kembali Momo menjadi pengingat mengenai kuatnya ikatan antara manusia dan hewan.
Dari sisi visual, film mampu memanfaatkan keindahan alam Assam dan Bihar dengan baik. Sinematografinya mendukung suasana cerita tanpa menghilangkan kesan intim. Musik latar juga digunakan secara proporsional sehingga mampu memperkuat emosi tanpa mengambil alih perhatian dari cerita.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng mendorong masyarakat…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng…
NYALANUSANTARA, Ungaran – Kasus penemuan bayi Perempuan di…
NYALANUSANTARA, Semarang – Grebeg Subali 2026 kembali digelar…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar Rapat…
NYALANUSANTARA, Serang – Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali melibatkan…
Semarang — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI…
NALANUSANTARA, Pati- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi merespon…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Rumput laut yang dipanen dari perairan…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pollux Hotels Group memperluas jejaring kemitraan…
NYALANUSANTARA, LONDON- Pelatih Liverpool Andoni Iraola meminta anak asuhnya…

Komentar