Review Film Perumahan Laddaland: Ketika Rumah Impian Berubah Menjadi Sumber Teror
ISTIMEWA
Awi Suryadi memanfaatkan lorong gelap, rumah kosong, pergerakan kamera, serta suasana kompleks yang sepi untuk membangun ketegangan. Sejumlah jumpscare juga dieksekusi dengan cukup efektif.
Meski beberapa kemunculan sosok menyeramkan bisa diprediksi, timing dan tata suara membuat sejumlah adegan tetap memberikan efek kejut.
Film juga tidak hanya mengandalkan jumpscare. Beberapa adegan gore turut memberikan nuansa yang lebih brutal.
Namun, formula horornya terkadang terasa familiar. Penonton yang sudah terbiasa dengan film horor Indonesia kemungkinan dapat menebak pola beberapa adegan sebelum kejutan muncul.
Meski begitu, pengalaman menontonnya di bioskop tetap memiliki kelebihan. Tata suara, pencahayaan minim, dan kemunculan sosok-sosok menyeramkan terasa lebih efektif ketika disaksikan di layar lebar.
Drama Keluarga Justru Menjadi Kekuatan
Di balik berbagai adegan horornya, konflik keluarga menjadi salah satu bagian paling menarik dari film.
Tekanan ekonomi yang dialami Tommy tidak berdiri sendiri. Persoalan finansial tersebut berhubungan erat dengan hubungan rumah tangga dan kondisi emosionalnya.
Andri Mashadi cukup meyakinkan sebagai Tommy, terutama ketika karakter tersebut perlahan berubah dari seorang ayah yang ingin memberikan kehidupan terbaik untuk keluarganya menjadi seseorang yang kewalahan menghadapi berbagai tekanan.
Titi Kamal juga memberikan sisi emosional yang cukup kuat sebagai Melissa. Hubungan Tommy dan Melissa terasa cukup natural sehingga persoalan rumah tangga mereka tidak sekadar menjadi pelengkap cerita horor.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Ungaran- Kabupaten Banyumas berhasil meraih juara umum…
Semarang — Sebanyak 1.000 peserta mengikuti DOSS Photolympic…
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Maxim resmi menghadirkan layanan BikeXL di Semarang…
NYALANUSANTARA, KLATEN- Maxim menyalurkan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- UniPin, platform penyedia layanan produk digital, resmi…
Semarang — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memperkuat…
Semarang — Lebih dari 3.000 peserta mengikuti Semarang…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)…
NYALANNUSANTARA, YOGYAKARTA- Festival Pesta Boneka 2026 yang diinisiasi Papermoon…
NYALANUSANTARA, Kendal – Kabupaten Kendal memiliki potensi untuk…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Serangan yang menyasar Bandara Internasional Raja Khalid…

Komentar