Review Film Perumahan Laddaland: Ketika Rumah Impian Berubah Menjadi Sumber Teror

Review Film Perumahan Laddaland: Ketika Rumah Impian Berubah Menjadi Sumber Teror

ISTIMEWA

Film terkadang terlihat ingin mempertahankan identitas versi Thailand, tetapi belum sepenuhnya membangun karakter lokalnya sendiri. Hal tersebut cukup terasa ketika cerita memasuki bagian misteri.

Kematian Eneng menjadi pemicu berbagai kejadian supernatural, tetapi misteri di baliknya tidak sepenuhnya mendapatkan penyelesaian yang memuaskan.

Penonton diajak mengikuti rangkaian teror yang semakin besar, tetapi beberapa pertanyaan penting justru masih terasa menggantung ketika cerita mendekati akhir.

Apakah Perumahan Laddaland Layak Ditonton?

Secara keseluruhan, Perumahan Laddaland memiliki modal yang cukup untuk menjadi film horor lokal yang menghibur.

Awi Suryadi berhasil menghadirkan sejumlah adegan yang menegangkan, sementara Andri Mashadi dan Titi Kamal membantu menjaga agar sisi drama keluarga tetap terasa.

Kekurangan film terutama terletak pada pembangunan dunia cerita dan penyelesaian misteri. Adaptasi ini sebenarnya memiliki peluang untuk menjadikan kisah Ladda Land lebih relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia, tetapi potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Meski demikian, bagi pencinta horor yang menyukai kombinasi jumpscare, gore, teror supernatural, dan drama keluarga, film ini masih cukup layak disaksikan di bioskop.

Terlebih bagi penonton yang penasaran bagaimana film horor Thailand populer tersebut diterjemahkan ke dalam versi Indonesia.

Jadwal Film Perumahan Laddaland

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini