ULASAN Baby Udon Hadirkan Kisah Cinta, Perjuangan, dan Kehilangan

ULASAN Baby Udon Hadirkan Kisah Cinta, Perjuangan, dan Kehilangan

ISTIMEWA

Film Baby Udon mengangkat kisah nyata Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime Kondoh, ke layar lebar. Film yang dibintangi Caitlin Halderman dan Denny Sumargo tersebut memadukan romansa, komedi, drama keluarga, hingga kisah kehilangan dalam perjalanan cinta yang penuh tantangan.

Disutradarai Fajar Bustomi dengan skenario karya Oka Aurora, Baby Udon mengambil latar Semarang pada 2015. Cerita berawal dari pertemuan Fanny, seorang staf restoran Marugame Udon, dengan Hajime yang menjabat sebagai pimpinan perusahaan tersebut.

Fanny langsung tertarik kepada Hajime sejak pertemuan pertama. Hubungan keduanya kemudian berkembang hingga akhirnya memasuki jenjang yang lebih serius.

Awal Cerita Dibumbui Komedi

Bagian awal Baby Udon menghadirkan nuansa ringan melalui kisah pendekatan Fanny kepada Hajime. Fanny digambarkan sebagai perempuan spontan dan berani yang tidak ragu mengejar pria yang menarik perhatiannya.

Bersama sahabatnya, Susi yang diperankan Ayya Renita, Fanny terlibat dalam berbagai kejadian lucu. Perbedaan bahasa dan budaya antara Fanny dan Hajime juga menjadi sumber humor sekaligus memperlihatkan bagaimana keduanya berusaha memahami satu sama lain.

Caitlin Halderman tampil menonjol sebagai Fanny. Ia mampu membawa karakter tersebut melalui berbagai sisi, mulai dari jenaka dan romantis hingga emosional ketika cerita memasuki fase yang lebih serius.

Denny Sumargo juga cukup meyakinkan sebagai Hajime. Pada bagian awal, karakter tersebut masih terasa ringan dan sesekali memperlihatkan persona Denny. Namun, penampilannya berkembang ketika konflik mulai membawa cerita ke arah yang lebih emosional.

Dari Romansa Menuju Perjuangan

Kehidupan Fanny dan Hajime berubah setelah keduanya menikah. Selama tiga tahun, pasangan tersebut belum mendapatkan momongan. Mereka kemudian mencoba berbagai cara, termasuk menjalani program bayi tabung, tetapi usaha tersebut belum membuahkan hasil.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini