ULASAN Fall 2: Deadpoint Perluas Teror Ketinggian, tetapi Kurang Kuat secara Emosional

ULASAN Fall 2: Deadpoint Perluas Teror Ketinggian, tetapi Kurang Kuat secara Emosional

CINEPOLIS

Terlalu Banyak Konflik dalam Cerita

Kelemahan utama film ini terlihat pada penulisan naskah. Fall 2: Deadpoint mencoba menggabungkan berbagai konflik, mulai dari rasa kehilangan Jax, hubungannya dengan Shiloh, misteri tentang Luce, hingga karakter John (Tom Brittney) yang menyimpan rahasia.

Setiap konflik sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi inti cerita. Namun, film tidak selalu memberikan ruang yang memadai untuk membangun masing-masing persoalan tersebut.

Perpindahan antara survival thriller, drama keluarga, psychological thriller, dan misteri juga membuat alurnya terkadang terasa kurang alami.

Plot twist kembali digunakan untuk menjaga kejutan. Beberapa di antaranya cukup menarik, tetapi ada pula yang terasa dipaksakan dan justru mengurangi ketegangan menjelang akhir film.

Penampilan Harriet Slater dan Arsema Thomas

Harriet Slater mampu menampilkan kepanikan serta perjuangan Jax ketika berhadapan dengan situasi yang mengancam nyawa. Perkembangan karakter Jax sebagai seseorang yang berusaha menghadapi rasa bersalah juga menjadi bagian penting dalam cerita.

Arsema Thomas memberikan daya tarik tersendiri melalui perannya sebagai Luce. Karakternya menjadi semakin menarik ketika sejumlah sisi tersembunyi mulai terungkap.

Meski demikian, hubungan emosional antara Jax dan Luce belum terasa sekuat relasi Becky dan Shiloh dalam film pertama. Rasa kehilangan Jax terhadap kakaknya juga belum sepenuhnya dikembangkan menjadi dasar emosional yang mendalam.

Pada akhirnya, Fall 2: Deadpoint menawarkan pengalaman survival dengan medan yang lebih luas dan ancaman yang lebih beragam. Adegan ketinggian, penggunaan perspektif kamera, serta situasi ekstrem tetap menjadi kekuatan utama film.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini