ULASAN Digger, Tom Cruise Jadi Taipan Minyak Eksentrik di Tengah Krisis Iklim

ULASAN Digger, Tom Cruise Jadi Taipan Minyak Eksentrik di Tengah Krisis Iklim

CINEPOLIS

Film Digger (2026) menghadirkan Tom Cruise dalam karakter yang jauh berbeda dari peran-peran yang selama ini identik dengannya. Di bawah arahan sutradara Alejandro González Iñárritu, Cruise memerankan Digger Rockwell, seorang taipan minyak asal Texas yang arogan dan eksentrik. Karakternya menjadi pusat dari bencana ekologis yang mengancam dunia.

Film ini memadukan komedi gelap, satire sosial, drama, kisah bencana, hingga unsur surealis. Perpaduan tersebut membuat Digger sulit ditebak dan sengaja membawa penonton ke arah cerita yang terus berubah.

Tom Cruise Lepas dari Citra Pahlawan Aksi

Salah satu daya tarik utama film ini adalah transformasi Tom Cruise. Dengan bantuan prostetik, tubuh yang dibuat lebih besar, rambut putih berantakan, serta aksen Texas yang kuat, Cruise tampil hampir tidak dikenali sebagai bintang yang selama ini dikenal lewat Mission: Impossible dan Top Gun.

Digger Rockwell digambarkan sebagai miliarder yang terbiasa mendapatkan apa pun yang diinginkannya. Ia merasa mampu mengendalikan segala sesuatu, termasuk ketika aktivitas bisnisnya justru menjadi pemicu ancaman terhadap kehidupan manusia.

Cruise memainkan karakter tersebut dengan gaya teatrikal dan penuh energi. Gestur yang berlebihan serta cara berbicara yang meledak-ledak membuat Digger terasa seperti parodi seorang taipan yang terlalu percaya diri.

Riz Ahmed yang memerankan Dr. Ganesh menjadi penyeimbang bagi karakter tersebut. Ganesh lebih rasional sekaligus mudah panik ketika harus menghadapi kekacauan yang ditimbulkan Digger. Interaksi keduanya menjadi sumber sejumlah adegan komedi dalam film.

Ketika Satire Iklim Berubah Menjadi Absurd

Pada awal cerita, Digger tampak seperti satire terhadap industri minyak dan persoalan perubahan iklim. Masalah bermula ketika aktivitas pengeboran di wilayah dingin menyebabkan retakan besar pada lapisan es. Bongkahan es dalam ukuran masif kemudian bergerak menuju Eropa dan berpotensi menimbulkan bencana global.

Digger, yang seharusnya turut bertanggung jawab atas situasi tersebut, justru berusaha mencari cara untuk mengambil kendali. Dari sini, film mulai menyentuh persoalan hubungan antara korporasi, pemerintah, kekuasaan, dan upaya manusia menghindari tanggung jawab.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini