Review "Godaan Setan yang Terkutuk": Horor Religi Sarat Makna di Tengah Drama Keluarga

Review "Godaan Setan yang Terkutuk": Horor Religi Sarat Makna di Tengah Drama Keluarga

Bagi pencinta horor yang tak sekadar mencari teriakan, tetapi juga ingin dibawa berpikir dan meresapi makna, film “Godaan Setan yang Terkutuk” bisa menjadi pilihan tepat. Tayang di bioskop Indonesia sejak 15 Mei 2025, film ini berdurasi 1 jam 28 menit dan disutradarai oleh Fahmi J. Saad. Produksinya melibatkan empat rumah produksi sekaligus: Maxima Pictures, VLP Indonesia, Sinergi Pictures, dan Ben Film.

Film ini dibintangi oleh jajaran aktor ternama seperti Donny Alamsyah dan Poppy Sovia, serta sejumlah pendukung seperti Azalea Putri, Aline Fauziah, Claresta Taufan, dan Aden Bajaj.

Kelebihan Film "Godaan Setan yang Terkutuk"

1. Horor yang Mengendap, Bukan Sekadar Kejutan

Film ini tidak mengandalkan jumpscare murahan, melainkan membangun ketakutan secara perlahan. Atmosfer menyeramkan dibentuk melalui suasana dan kejadian yang terasa realistis, sehingga rasa takut pun tumbuh secara natural.

2. Drama Keluarga yang Menyentuh

Chemistry antara Donny dan Poppy sebagai pasangan suami-istri terasa kuat dan menyentuh. Poppy Sovia, sebagai Siti, berhasil menggambarkan sosok ibu yang lelah dan rapuh secara emosional, menjadi sasaran empuk godaan setan. Sementara Donny Alamsyah tampil sebagai ayah yang berjuang melindungi keluarga di tengah tekanan batin, menambah kedalaman emosional film ini.

3. Pesan Religi yang Reflektif

Film ini menyelipkan pesan moral dan spiritual yang kuat. Melalui karakter Ustaz Ahmad, penonton diajak memahami bahwa setan seringkali menyerang dari titik-titik kelemahan, seperti keluarga yang tidak harmonis atau individu yang putus asa. Pembukaan film dengan doa “A‘ūdzu billāhi minasy-syaitānir-rajīm” memperkuat nuansa religi yang dibangun sepanjang cerita.

Kekurangan yang Ditemui

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini