REVIEW Hotel Sakura (2025): Horor Psikologis Berbalut Sejarah Kelam Jepang di Indonesia
Jika kamu mulai jenuh dengan film horor yang mengandalkan hantu-hantu lokal seperti pocong atau kuntilanak, Hotel Sakura bisa menjadi alternatif menarik. Dirilis pada 10 Juli 2025, film ini menghadirkan nuansa horor yang berbeda — bukan sekadar seram, tetapi juga menyentuh sisi psikologis dan sejarah.
Disutradarai oleh Krishto Damar dan Rudy Soedjarwo serta ditulis oleh Upi Avianto, Hotel Sakura mengambil latar era penjajahan Jepang di Indonesia. Film ini mengangkat sosok hantu Jepang yang melegenda di wilayah Semarang, alih-alih menampilkan hantu lokal yang sudah sering digunakan di film horor Indonesia.
Ceritanya mengikuti Sarah (diperankan Clara Bernadeth), seorang mahasiswi yang bergulat dengan trauma masa lalu setelah kehilangan ibunya. Gangguan yang ia alami tak hanya berasal dari dunia nyata, tetapi juga dari makhluk supranatural — hantu Jepang bernama Setsuko, yang digambarkan sebagai perwujudan luka batin yang belum sembuh.
Film ini menggabungkan elemen sejarah, urban legend, dan horor psikologis, serta membangun ketegangan melalui atmosfer sunyi dan ekspresi emosional karakter. Terinspirasi dari film horor Jepang tahun 90-an seperti Ju-On dan Ring, Hotel Sakura lebih memilih pendekatan perlahan namun menghantui daripada jumpscare mengejutkan.
Namun, tidak semua penonton merasa puas. Alur cerita yang lambat dan minim penjelasan, terutama soal ritual spiritual dalam film, menimbulkan kebingungan di akhir cerita. Meski demikian, Hotel Sakura tetap diakui sebagai sajian horor yang segar dan orisinal di tengah dominasi horor konvensional.
Bagi penonton yang menyukai cerita yang sarat nuansa, berpikir, dan menggali sisi gelap sejarah, film ini layak ditonton — terlebih jika kamu menggemari horor bertempo lambat yang membangun suasana secara perlahan namun intens.
Editor: Lulu
Terkait
Kakatua Pictures bersama HERS Production kembali menghadirkan film…
Film Sore: Istri dari Masa Depan, adaptasi dari…
Terkini
NYALANUSANTARA, Surakarta – Kanwil Kemenkum Jateng bersama Balai…
NYALANUSANTARA, Yogyakarta- Pemain PSIM Yogyakarta, Reva Adi Utama,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Jisco Marine Co., Ltd, Busan, Korea…
NYALANUSANTARA, Semarang - Memasuki periode musim kemarau tahun…
NYALANUSANTARA, BEIJING- Output industri di China mencatat pertumbuhan 6,1…
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
NYALANUSANTARA, Surakarta - Di tengah tantangan pangan global,…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung- PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga…
NYALANASANUSA, Slawi- Pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya meningkatkan…
NYAlANUSANTARA, Gunungkidul- Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
Komentar