Pangku: Debut Reza Rahadian Angkat Tradisi Kopi Pangku ke Layar Lebar
Aktor papan atas Reza Rahadian resmi melangkah ke kursi sutradara lewat film panjang perdananya berjudul Pangku. Film ini mengangkat kisah seorang ibu muda di jalur Pantura yang terjebak dalam tradisi kopi pangku, sebuah praktik sosial yang lekat dengan kultur setempat namun sering disalahpahami.
Kisah Sartika dan Pilihan Hidup yang Berat
Tokoh utama film ini adalah Sartika (Claresta Taufan), perempuan tangguh yang harus membesarkan anaknya seorang diri. Hidupnya berubah ketika ia merasa berutang budi pada Bu Maya (Christine Hakim), pemilik kedai kopi. Dari situlah Sartika masuk ke lingkaran kopi pangku—tradisi di mana pelanggan menyeruput kopi ditemani perempuan yang mereka pangku sebagai bentuk keakraban.
Di tengah kehidupan yang penuh tekanan, hadir sosok Hadi (Fedi Nuril), seorang sopir truk pengangkut ikan. Kehadiran Hadi membuat Sartika goyah: tetap bertahan karena hutang budi, atau mengambil kesempatan untuk meraih hidup baru bersama anaknya.
Deretan Pemain Lintas Generasi
Selain Claresta Taufan, film ini menampilkan nama-nama besar seperti Christine Hakim dan Fedi Nuril, serta aktor muda Devano Danendra dan Shakeel Fauzi. Perpaduan lintas generasi ini diyakini akan memberi kekuatan emosional yang kaya dalam penceritaan.
Surat Cinta untuk Perempuan Tangguh
Reza Rahadian mengaku terinspirasi oleh fenomena kopi pangku yang ia temui saat syuting di Pantura pada 2020. Pangku ia dedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada ibunya—sekaligus potret tentang ketangguhan perempuan menghadapi tekanan sosial dan ekonomi.
Prestasi di Panggung Internasional
Sebelum tayang di bioskop Indonesia pada 2025, Pangku lebih dulu mencatat prestasi dengan terpilih sebagai Official Selection di Busan International Film Festival (BIFF) 2025, salah satu festival film paling bergengsi di Asia. Film ini akan berkompetisi di kategori VISION Selection, membuka jalan bagi Reza Rahadian menuju panggung internasional.
Kenapa Pangku Patut Dinantikan?
Debut Reza Rahadian sebagai sutradara layar lebar.
Cerita unik yang mengangkat tradisi lokal jarang tersentuh film.
Pemeran lintas generasi yang solid.
Prestasi festival internasional sebagai bukti kualitas garapan.
Dengan kombinasi cerita yang kuat, isu sosial yang relevan, dan pencapaian internasional, Pangku berpotensi menjadi salah satu film Indonesia paling berkesan tahun ini.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Mangku Pocong adalah film horor terbaru yang…
Film horor Indonesia bertajuk Arwah siap menghantui layar…
Terkini
Lampung - Upaya meningkatkan kualitas pelayanan Samsat dan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Drama terbaru JTBC, Reborn Rookie, akan menghadirkan…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga…
Semarang - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80,…
Semarang - Lapas Kelas I Semarang terus memperkuat…
Semarang - Dalam upaya meningkatkan profesionalisme, kreativitas, dan…
NYALANUSANTARA, NEW YORK- Gelandang tim nasional Ghana, Thomas Partey,…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pengalaman mengikuti program pelatihan di China memberikan…
Semarang - Kepala Kanwil Kemenkum Jateng, Heni Susila…
Ungaran – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenkum…
Komentar