REVIEW Pencarian Terakhir, Sekuel Horor Gunung Sarangan yang Padukan Teror Mistis dan Drama Keluarga

REVIEW Pencarian Terakhir, Sekuel Horor Gunung Sarangan yang Padukan Teror Mistis dan Drama Keluarga

Industri film horor Indonesia kembali menegangkan layar dengan hadirnya “Pencarian Terakhir”, sekuel dari film berjudul sama yang sempat rilis pada 2008. Jika film pertamanya memperkenalkan penonton pada legenda mistis Gunung Sarangan, kali ini cerita dikembangkan lebih emosional dengan balutan horor dan drama keluarga yang sarat konflik batin.

Kisah berpusat pada Drupadi atau Dru (Adzana Ashel), remaja 17 tahun yang masih dibayangi trauma kehilangan. Tujuh tahun lalu, sang ibu Sita (Artika Sari Devi) menghilang secara misterius tepat pada hari ulang tahunnya di Gunung Sarangan. Sejak saat itu, hubungan Dru dengan ayahnya, Tito (Donny Alamsyah), renggang karena sang ayah terjebak dalam rasa bersalah yang tak kunjung reda.

Di usia remajanya, Dru memberanikan diri menelusuri kembali Gunung Sarangan demi mencari jawaban atas misteri ibunya. Ia ditemani sahabat-sahabat dekatnya — Raka (Razan Zu), Nurul (Alika Jantinia), Ucok (Fatih Unru), Jamal (Fadi Alaydrus), dan Maya (Dinda Mahira) — serta pamannya, Gancar (Tesadesrada Ryz), yang berusaha menengahi konflik keluarga.

Awalnya perjalanan mereka terasa seperti petualangan biasa, penuh tawa dan semangat muda. Namun, situasi berubah mencekam setelah mereka tanpa sadar melanggar aturan adat: menerima makanan dari penduduk setempat. Kesalahan itu membuka pintu menuju dunia gaib yang dipenuhi ancaman.

Penonton kemudian diperkenalkan pada Ki Tapa (Egy Fedly), sosok mistis penjaga Gunung Sarangan yang menebarkan atmosfer menakutkan. Seiring waktu, satu per satu anggota rombongan Dru menghilang, membuatnya dihadapkan pada pilihan berat: menyelamatkan sahabat-sahabatnya atau terus mencari ibunya.

Yang membedakan “Pencarian Terakhir” dari horor Indonesia pada umumnya adalah kedalaman emosinya. Film ini tidak hanya mengandalkan teror gaib, tetapi juga mengupas hubungan ayah dan anak yang retak lalu diuji di tengah kengerian. Tito yang menyusul perjalanan Dru harus menghadapi trauma lamanya, sementara Dru belajar memahami keputusan-keputusan sulit sang ayah.

Dengan kombinasi mistis tradisional, ketegangan horor, dan drama emosional, “Pencarian Terakhir” menghadirkan pengalaman menonton yang menegangkan sekaligus menyentuh. Film ini mengingatkan penonton bahwa ketakutan terbesar tidak hanya datang dari kegelapan, melainkan juga dari kehilangan yang belum terjawab.


Editor: Lulu

Terkait

REVIEW Bad Girl Episode 9

REVIEW Bad Girl Episode 9

NYALANUSANTARA, KOBE- Episode kesembilan Bad Girl menampilkan pendekatan yang…

Komentar

Terkini