Peluang Timnas Garuda Lolos ke Piala Dunia 2026: Antara Harapan dan Tantangan Nyata
Jelang laga melawan Arab Saudi dan Irak, Kluivert memanggil sebanyak 29 pemain, dengan 15 di antaranya adalah pemain yang berkarier di luar negeri (abroad), untuk memperkuat timnas. Namun, sesuai regulasi, timnas hanya bisa mendaftarkan 23 pemain ke dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), sehingga pelatih berkebangsaan Belanda itu akan mencoret enam pemain.
Sejak diangkat menjadi pelatih timnas Garuda pada Januari 2025, Kluivert sangat mengandalkan para pemain abroad sebagai pilar timnya. Baik dengan formasi 3-4-2-1 saat mengalahkan China dan Bahrain di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia, maupun saat beralih ke formasi 4-3-3 di dua laga persahabatan terakhir, pelatih berusia 49 tahun itu memilih sedikitnya delapan pemain abroad dalam starting line-up.
Dengan formasi tersebut, Maarten Paes (FC Dallas) akan menjadi kiper utama, lalu lini belakang diisi oleh Jay Idzes (Sassuolo) dan Justin Hubner (Fortuna Sittard), sedangkan Calvin Verdonk (Lille), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), dan Joey Mathijs Pelupessy (Lommel SK) akan bahu-membahu di lini tengah. Dengan kondisi Ole Romeny (Oxford United) yang belum sepenuhnya bugar pascacedera, Kluivert kemungkinan akan mengandalkan Mauro Zjilstra (FC Volendam) dan Miliano Jonathans (Utrecht) di lini depan.
Selain kualitas teknik dan fisik, pengalaman para pemain abroad yang merasakan ketatnya kompetisi di liga-liga besar Eropa menjadi salah satu pertimbangan Kluivert mengandalkan mereka.
Mencuri Poin dari Arab Saudi
Sebagai tuan rumah, Arab Saudi akan mendapat dukungan penuh langsung dari ribuan pendukungnya. Meski demikian, dukungan langsung itu bisa berbalik menjadi tekanan yang membebani pemain. Ini terbukti dari hasil pertandingan kandang yang tidak terlalu impresif sepanjang fase putaran ketiga saat ditahan imbang oleh Indonesia serta kalah dari Jepang dan Australia dalam lima pertandingan kandang.
Tim berjuluk The Green Falcons tersebut juga "diuntungkan" oleh jadwal, karena memiliki waktu istirahat antarpertandingan yang lebih lama dibandingkan Indonesia dan Irak. Jika Indonesia dan Irak hanya punya jeda istirahat dua hari antarpertandingan, Arab Saudi memiliki waktu istirahat lima hari dengan tampil di laga pertama (vs. Indonesia) pada 9 Oktober 2025 dini hari WIB, lalu melakoni laga kedua (vs. Irak) pada 15 Oktober 2025 dini hari WIB.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta- Ketua Panitia Piala Dunia U-17 Indonesia…
NYALANUSANTARA, Doha- 26 pemain yang akan bermain untuk…
Terkini
Sinemaku Pictures kembali mempersembahkan film drama emosional berjudul…
NYALANUSANTARA, SEMARANG – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan…
CNPC Indonesia Sigap Memberikan Dukungan Darurat untuk PLTA Batang Toru dan Daerah Terdampak Bencana
NYALANUSANTARA, JAKARTA- CNPC Indonesia menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan…
NYALANUSANTARA, Semarang - PDAM Tirta Moedal Kota Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dharma Wanita Persatuan atau DWP…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Yang Hansen akhirnya mencatat momen penting dalam…
NYALANUSANTARA, Banyumas - KAI menghadirkan promo tarif spesial…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memperkenalkan berbagai…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menjadi narasumber…
Komentar