Peluang Timnas Garuda Lolos ke Piala Dunia 2026: Antara Harapan dan Tantangan Nyata

Peluang Timnas Garuda Lolos ke Piala Dunia 2026: Antara Harapan dan Tantangan Nyata

   Skuad Arab Saudi juga memiliki waktu persiapan lebih panjang setelah Saudi Pro League libur sejak 29 September lalu, sehingga pelatih Herve Renard bisa melakukan pemusatan lebih lama.

Pemain Arab Saudi Ali Lajami (kanan) berduel dengan pemain China Wu Lei dalam pertandingan Babak Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Zona Asia antara China melawan Arab Saudi di Dalian, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 10 September 2024. (Xinhua/Li Gang)

   Selain sejumlah keuntungan nonteknis tersebut, timnas Arab Saudi juga menunjukkan tren permainan membaik. Sejak menelan kekalahan 2-0 dari timnas Indonesia di Jakarta pada 19 November 2024, Arab Saudi kemudian menuai hasil-hasil yang cukup baik di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, menang atas China dan Bahrain, menahan imbang tuan rumah Jepang, dan kalah tipis dari Australia di pertandingan terakhir. Alhasil, mereka berhasil lolos ke Babak Keempat.

   Arab Saudi dan Indonesia pernah bersua dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Grup C. Timnas Garuda menahan imbang 1-1 pada saat tandang, dan unggul 2-0 saat menjadi tuan rumah. Tentu situasinya sudah cukup berbeda, karena juru taktik Shin Tae Yong sudah digantikan oleh Kluivert, dan tidak ada lagi pahlawan kemenangan Indonesia Marselino Ferdinan dalam skuad Garuda.

   Secara permainan, Arab Saudi memiliki keunggulan pertahanan yang kuat dan berbahaya dalam set piece. Sekitar 40 persen gol mereka di putaran ketiga lahir dari situasi bola mati, baik sepak pojok, tendangan bebas, dan eksekusi penalti. Sementara itu, Indonesia tetap mengandalkan kecepatan dan serangan balik, seperti pada saat mengalahkan Arab Saudi, China, dan Bahrain. 

   Dengan skuad yang sarat pengalaman tampil di Piala Dunia 2022 Qatar dan dukungan penuh suporter, Green Falcons tentu menjadi favorit, tetapi skuad Garuda bisa mencuri poin jika tampil solid dan disiplin dalam bertahan. Idzes dan kawan-kawan harus seminim mungkin melakukan kesalahan, sembari menciptakan peluang dari tendangan jarak jauh.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini