Peluang Timnas Garuda Lolos ke Piala Dunia 2026: Antara Harapan dan Tantangan Nyata

Peluang Timnas Garuda Lolos ke Piala Dunia 2026: Antara Harapan dan Tantangan Nyata

   Wajib Menang atas Irak

   Pertandingan terakhir melawan Irak menjadi laga wajib menang bagi timnas Indonesia, apa pun hasil dari pertandingan melawan Arab Saudi. Jika sebelumnya menang atau imbang melawan Arab Saudi, maka kemenangan atas Irak akan memperbesar peluang lolos ke Piala Dunia sebagai juara grup. Namun, jika pada pertandingan pertama tim asuhan Kluivert kalah, maka kemenangan menjadi harga mati untuk menyelamatkan harapan lolos via playoff antarkonfederasi.

   Seperti halnya Indonesia, Irak juga memiliki banyak pemain abroad. Sedikitnya ada sembilan pemain yang bermain untuk klub Eropa di skuad timnas Irak, yaitu Ali Al-Hamadi (Luton Town/Inggris), Aimar Sher (Sarpsborg 08/Norwegia), Kevin Yakob (Aarhus GF/Denmark), Zidane Iqbal (FC Utrecht/Belanda), Hussein Ali (Heerenveen/Belanda), Merchas Doski (Viktoria Plzen/Ceko), Marko Farji (Stromsgodset/Norwegia), Montader Madjed (Hammarby/Swedia), dan Amir Al-Ammari (Cracovia/Polandia).

Graham Arnold, yang saat itu menjadi pelatih timnas Australia, terlihat sebelum pertandingan Babak 16 Besar melawan Argentina di Piala Dunia FIFA 2022 di Stadion Ahmad Bin Ali di Al Rayyan, Qatar, pada 3 Desember 2022. (Xinhua/Han Yan)

   Menghadapi Indonesia, tim asuhan Graham Arnold memiliki keuntungan nonteknis berupa kondisi yang lebih bugar, karena laga itu akan menjadi pertandingan pertama mereka di putaran keempat, sedangkan Indonesia tiga hari sebelumnya berlaga menghadapi Arab Saudi. Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu juga memiliki kesempatan untuk melihat permainan Indonesia sehingga bisa menganalisis kekuatan dan kelemahannya.

   Irak dan Indonesia sebelumnya berada dalam satu grup pada putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Irak berhasil mengalahkan Indonesia baik di kandang (5-1) pada 16 November 2023 maupun tandang (2-0) di Jakarta pada 6 Juni 2024. Namun, pada saat menelan dua kekalahan tersebut, timnas Garuda belum diperkuat Paes, Idzes, Verdonk, Diks, dan lain-lain. Indonesia telah mengalami peningkatan, baik kualitas pemain maupun permainan.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini