Tajamkan Lini Depan, Bhayangkara FC Datangkan Sidibe, Mbarga, dan Doumbia

Tajamkan Lini Depan, Bhayangkara FC Datangkan Sidibe, Mbarga, dan Doumbia

NYALANUSANTARA, Bandar Lampung— Bhayangkara Presisi Lampung FC mulai menunjukkan keseriusan jelang putaran kedua BRI Super League 2025/26. Tim berjuluk *The Guardian* resmi menambah amunisi dengan merekrut tiga pemain asing berkarakter menyerang: dua winger Moussa Sidibe dan Privat Mbarga, serta striker Henry Doumbia.

Pengumuman terbaru datang dari dua nama di sektor sayap. Bhayangkara FC mendatangkan Privat Mbarga dari Dewa United FC dengan status pinjaman. Pemain yang sempat membela Bali United itu bukan sosok baru bagi publik Liga Indonesia. Sementara Moussa Sidibe direkrut dari klub elite Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT), setelah sebelumnya menjadi andalan Persis Solo selama dua musim, 2023/24 dan 2024/25.

Beberapa hari sebelumnya, Bhayangkara FC lebih dulu memperkenalkan penyerang Henry Doumbia. Pemain tersebut terakhir bermain di Liga Super Malaysia bersama PDRM FC pada musim 2025/26 dengan catatan empat gol dari tujuh pertandingan. Dalam rekam jejak kariernya, Doumbia juga pernah merasakan kompetisi di Libya, Uni Emirat Arab, hingga Thailand.

Masuknya tiga pemain asing bernaluri menyerang ini diharapkan dapat mengangkat daya gedor Bhayangkara FC yang belum maksimal pada putaran pertama. Hingga pekan ke-17 BRI Super League 2025/26, Bhayangkara FC baru mengoleksi 13 gol dan sudah kebobolan 18 gol.

Saat ini, tim asuhan Paul Munster berada di peringkat ke-9 klasemen dengan 22 poin, hasil dari enam kemenangan, empat kali imbang, dan tujuh kekalahan.

Menariknya, performa Bhayangkara FC justru lebih solid ketika bermain di kandang. Dari sembilan laga kandang, *The Guardian* mencatat lima kemenangan, tiga imbang, dan satu kekalahan. Pada periode tersebut, mereka mencetak 11 gol dan hanya kemasukan lima gol.

Namun situasi berbanding terbalik saat bermain tandang. Dari delapan laga away, Bhayangkara FC baru meraih satu kemenangan, satu imbang, dan enam kekalahan. Produktivitas gol juga menjadi sorotan: hanya tiga gol tercipta, sementara gawang mereka kebobolan 13 kali.

Dengan komposisi baru yang lebih agresif di lini depan, Bhayangkara FC kini dituntut membuktikan bahwa belanja pemain ini bukan sekadar ramai di bursa transfer, melainkan solusi nyata untuk memperbaiki performa—terutama saat bermain di luar kandang pada putaran kedua.
 

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini