Igor Tudor Minta Tottenham Tetap Tenang Meski Terancam Degradasi Usai Takluk dari Crystal Palace
ISTIMEWA
NYALANUSANTARA, LONDON- Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, meminta para pemainnya tetap tenang dan fokus meski tim sedang berada dalam situasi sulit setelah kalah 1-3 dari Crystal Palace pada lanjutan Premier League musim 2025/2026, Jumat dini hari WIB.
Tudor menegaskan timnya harus tetap bekerja keras agar mampu keluar dari tekanan. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, sikap tenang dan kerja keras akan membantu mengubah kondisi yang sedang dihadapi Spurs saat ini.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa tim masih memiliki peluang untuk bangkit. Dengan sembilan pertandingan yang tersisa di liga, Tudor percaya Spurs masih dapat memperbaiki posisi di klasemen.
Dalam pertandingan melawan Crystal Palace, Tottenham sempat unggul lebih dulu lewat gol Dominic Solanke pada menit ke-34. Namun tim tamu berhasil membalikkan keadaan melalui dua gol Ismaila Sarr pada menit ke-40 dan 45+7, serta satu gol dari Jørgen Strand Larsen pada menit 45+1.
Kekalahan tersebut memperpanjang tren buruk Spurs pada tahun 2026. Dari 11 pertandingan liga yang sudah dijalani, Tottenham belum meraih satu pun kemenangan, dengan catatan tujuh kekalahan dan empat hasil imbang.
Akibat hasil itu, Tottenham kini berada di posisi ke-16 klasemen sementara Premier League dengan 29 poin dari 29 pertandingan. Mereka hanya terpaut satu poin dari West Ham United yang menempati peringkat ke-18 atau zona degradasi.
Tudor, yang baru menangani Spurs sejak pertengahan Februari 2026, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik di awal pertandingan setelah unggul lebih dulu melalui Solanke.
Namun situasi berubah setelah bek Micky van de Ven menerima kartu merah empat menit kemudian. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Crystal Palace untuk mencetak tiga gol dan mengamankan kemenangan.
Meski begitu, Tudor tidak menyalahkan para pemainnya atas kekalahan tersebut. Ia menilai skuad Tottenham sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kunci utama dalam sepak bola adalah menjaga pertahanan dengan baik dan menghindari kesalahan fatal. Sebab, meskipun sebuah tim mampu mencetak gol, kesalahan di lini belakang dapat dengan mudah mengubah hasil akhir pertandingan.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah resmi mengumumkan jadwal lengkap penyelenggaraan…
NYALANUSANTARA, Karanganyar– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Mercedes-Benz resmi memperkenalkan versi facelift dari Mercedes-Benz…
PLN Indonesia Power UBP Semarang Perluas PLTS Apung dan Rooftop, Guna Perkuat Transisi Energi Bersih
NYALANUSANTARA, Semarang– PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis…
NYALANUSANTARA, DEMAK- Apple disebut mengalami kendala dalam pengembangan ponsel…
NYALANUSANTARA, Semarang– Banjir yang melanda Solo Raya sejak…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah terus mempercepat realisasi program 3…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Oppo bersiap meluncurkan smartphone terbarunya, Oppo F33…
NYALANUSANTARA, Semarang – Sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara…
NYALANUSANTARA, Sragen– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Xiaomi secara diam-diam menghadirkan dua smartphone terbarunya,…
Komentar