Madura United Takluk dari PSIM, Posisi di Klasemen Kian Terancam

Madura United Takluk dari PSIM, Posisi di Klasemen Kian Terancam

Foto istimewa.

NYALANUSANTARA, Bantul- Madura United FC harus menelan kekalahan penting saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Laskar Sape Kerrab takluk 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) malam.

Hasil tersebut membuat posisi Madura United di klasemen semakin mengkhawatirkan. Mereka kini hanya unggul satu poin atas Persis Solo yang juga masih berjuang keluar dari ancaman degradasi.

Dalam pertandingan itu, Madura United tertinggal dua gol pada babak pertama. PSIM membuka keunggulan melalui Norberto Ezequiel Vidal pada menit ke-18. Tuan rumah kemudian menggandakan skor lewat gol Muhammad Iqbal pada menit ke-34.

Madura United baru mampu memperkecil ketertinggalan pada babak kedua. Junior Brandao mencetak gol balasan, tetapi tambahan satu gol tersebut belum cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Caretaker pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, mengakui PSIM tampil lebih dominan pada babak pertama. Menurutnya, tuan rumah mampu menekan dan membuat Madura United kesulitan mengembangkan permainan.

Meski demikian, Rakhmad menilai timnya menunjukkan respons yang lebih baik setelah turun minum. Jordy Wehrmann dan kawan-kawan mampu memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan.

“Pertandingan yang luar biasa. Intensitasnya sangat tinggi. Kami ucapkan selamat kepada PSIM yang malam ini dapat tiga poin. Saya juga apresiasi sangat tinggi kepada pemain kami yang tidak berhenti berjuang sampai menit terakhir,” ujar Rakhmad.

Pemain Madura United, Ilhamsyah, menilai timnya sebenarnya memiliki peluang untuk meraih hasil lebih baik. Ia menyebut pertandingan berlangsung terbuka, terutama pada babak kedua ketika kedua tim saling menyerang.

“Pertandingan berjalan sangat menarik, saling menyerang, saling counter attack. Mungkin PSIM lebih beruntung daripada Madura United,” ungkap Ilhamsyah.

Kekalahan ini membuat Madura United harus bekerja keras pada laga terakhir musim ini. Dengan jarak yang sangat tipis dari Persis Solo, Laskar Sape Kerrab belum sepenuhnya aman dari bayang-bayang degradasi.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini