Grup F Piala Dunia 2026: Belanda Jadi Favorit, Jepang dan Swedia Siap Beri Perlawanan Sengit

Grup F Piala Dunia 2026: Belanda Jadi Favorit, Jepang dan Swedia Siap Beri Perlawanan Sengit

ISTIMEWA

NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Grup F Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada diprediksi menghadirkan persaingan ketat antara empat tim dari tiga benua berbeda. Belanda, Swedia, Tunisia, dan Jepang akan bersaing memperebutkan tiket menuju babak gugur dalam grup yang dinilai cukup seimbang.

Belanda datang sebagai unggulan utama berkat tradisi panjang dan prestasi gemilang di kancah sepak bola dunia. Tim berjuluk Oranje tersebut akan menjalani penampilan ke-13 mereka di Piala Dunia, dengan catatan tiga kali mencapai partai final pada edisi 1974, 1978, dan 2010.

Di bawah kepemimpinan pelatih Ronald Koeman, Belanda membawa kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang menjanjikan. Nama-nama seperti Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, Cody Gakpo, dan Tijjani Reijnders menjadi andalan utama tim. Sementara itu, generasi muda seperti Xavi Simons, Jeremie Frimpong, dan Micky van de Ven menambah kedalaman skuad yang siap bersaing di level tertinggi.

Setelah berhasil menjadi juara grup pada babak kualifikasi zona Eropa, Belanda datang dengan kepercayaan diri tinggi dan berambisi mengulang pencapaian terbaik mereka di turnamen sepak bola paling bergengsi dunia tersebut.

Namun, perjalanan Belanda tidak akan mudah. Swedia berpotensi menjadi salah satu kuda hitam yang mampu mengganggu dominasi Oranje. Tim asuhan Graham Potter memastikan tiket ke putaran final melalui jalur play-off setelah menyingkirkan Ukraina.

Swedia mengandalkan lini depan yang tajam dengan kehadiran Viktor Gyökeres dan Alexander Isak. Selain itu, kekuatan fisik, pengalaman, serta organisasi permainan yang solid menjadi modal utama mereka untuk bersaing di Grup F.

Tim berjuluk Blågult juga memiliki sejarah panjang di Piala Dunia dengan 12 kali partisipasi. Prestasi terbaik mereka tercatat saat menjadi runner-up pada Piala Dunia 1958 yang digelar di kandang sendiri.

Dari Afrika, Tunisia hadir dengan tekad besar untuk menciptakan sejarah baru. Selama enam penampilan sebelumnya di Piala Dunia, Tunisia belum pernah berhasil melewati fase grup. Karena itu, turnamen kali ini menjadi kesempatan penting untuk mematahkan rekor tersebut.

Tim yang dibesut Sabri Lamouchi lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan dan menjadi juara grup pada babak kualifikasi zona Afrika. Tunisia mengandalkan kekompakan tim serta disiplin permainan yang menjadi ciri khas mereka.

Beberapa pemain berpengalaman yang merumput di kompetisi elite Eropa turut memperkuat skuad Tunisia, di antaranya Khalil Ayari, Hannibal Mejbri, dan Ellyes Skhiri. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim menghadapi lawan-lawan berat di grup ini.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini