Skorsing Balogun Ditangguhkan, Pelatih Belgia Sebut 5 Juli "Hari April Mop FIFA"

Skorsing Balogun Ditangguhkan, Pelatih Belgia Sebut 5 Juli "Hari April Mop FIFA"

Foto: Xinhua

NYALANUSANTARA, Jakarta- FIFA pada Minggu (5/7) menangguhkan penerapan sanksi larangan bertanding satu laga yang dijatuhkan kepada penyerang tim nasional Amerika Serikat (AS) Folarin Balogun akibat kartu merah. Keputusan tersebut memungkinkan Balogun untuk berlaga dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA kontra Belgia pada Senin (6/7).

Pelatih Belgia Rudi Garcia bereaksi keras terhadap keputusan tersebut dalam konferensi pers sebelum pertandingan. "Saya baru tahu 5 Juli adalah Hari April Mop bagi FIFA," katanya.

Balogun diusir dari lapangan setelah menginjak pergelangan kaki kanan Tarik Muharemovic kala timnas AS menundukkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 dalam babak 32 besar Piala Dunia FIFA pada 1 Juli.

FIFA menuturkan Balogun dijatuhi skorsing satu laga karena melanggar Pasal 14 dan 66 Peraturan Kedisiplinan FIFA. Namun, berdasarkan Pasal 27, penerapan sanksi tersebut ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun.

Dengan demikian, penyerang AS yang telah mengemas tiga gol dalam turnamen tersebut akan tetap bisa diturunkan dalam laga di fase gugur itu.

Royal Belgian Football Association selaku asosiasi sepak bola Belgia segera mengeluarkan pernyataan yang memprotes keputusan tersebut. "Ini bukan hanya tentang diri kami sendiri atau tim nasional. Kami sedang membela sepak bola itu sendiri, integritasnya, dan nilai-nilai moralnya," tutur Garcia.

Mengutip sumber-sumber yang enggan disebutkan namanya, beberapa outlet media termasuk The Associated Press melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino dan meminta peninjauan ulang terkait kartu merah Balogun. Trump kemudian menulis di platform media sosial: "Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membatalkan ketidakadilan besar."

Saat ditanya apakah Belgia akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS), atau apakah tekanan eksternal turut memengaruhi keputusan FIFA, Garcia menolak berkomentar.

Kiper Belgia Thibaut Courtois menuturkan dirinya terkejut dengan keputusan tersebut, tetapi menegaskan bahwa hal itu tidak akan mengubah pendekatan timnya. "Kami hanya perlu menang sebagai sebuah tim, terlepas dari apakah Balogun bermain atau tidak," ujar Courtois.

Pelatih AS Mauricio Pochettino menuturkan dirinya memahami reaksi yang ditunjukkan oleh kubu Belgia, tetapi mendukung keputusan FIFA.


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini