Comeback Kontroversial Argentina di Atlanta, Bikin Mesir Meradang

Comeback Kontroversial Argentina di Atlanta, Bikin Mesir Meradang

Tak hanya suporter, sejumlah jurnalis kenamaan turut mengomentari kontroversi tersebut. Jurnalis asal Inggris, Henry Winter, menyentil keputusan VAR yang meninjau proses gol Mesir terlalu jauh ke belakang dengan nada satire, menyebut jika ditelusuri lebih jauh lagi bisa saja "menemukan keterlibatan Tutankhamun" dalam proses gol tersebut.

Di tengah gelombang protes, muncul pula analisis independen yang justru membela keputusan wasit Letexier. Akun analis VAR, "Archivo VAR", menjelaskan bahwa pada momen krusial jelang gol ketiga Argentina, pemain Nico González telah lebih dulu menguasai bola secara sah sebelum terjadi kontak fisik dengan Mohamed Salah di kotak penalti, sehingga insiden tersebut dinilai tidak memenuhi unsur pelanggaran yang layak ditinjau ulang melalui VAR.

Buntut Kekalahan yang Menyakitkan
Nama Letexier sendiri bukan kali pertama menuai kontroversi. Wasit asal Prancis ini sebelumnya juga pernah menjadi sorotan publik Indonesia saat memimpin laga play-off Olimpiade Paris 2024 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea, yang juga diwarnai keputusan kontroversial.

Dengan hasil ini, perjalanan bersejarah Mesir di Piala Dunia 2026—yang sebelumnya sukses menembus babak 16 besar untuk pertama kalinya—harus berakhir dengan cara yang menyakitkan. Sementara itu, Argentina melangkah mantap ke babak perempat final dan akan menghadapi pemenang laga antara Swiss dan Kolombia, tetap membawa asa mempertahankan gelar juara dunia yang mereka rebut pada edisi sebelumnya.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini