Dari Brasil ke Bali: Kisah Petualangan Queven da Silva Inacio Sebelum Perkuat Bali United

Dari Brasil ke Bali: Kisah Petualangan Queven da Silva Inacio Sebelum Perkuat Bali United

NYALANUSANTARA, Gianyar– Perjalanan panjang seorang gelandang asal Brasil akhirnya bermuara di Pulau Dewata. Queven da Silva Inacio resmi menjadi pemain asing terbaru Bali United FC, melengkapi skuat Serdadu Tridatu jelang bergulirnya musim 2026/27. Kedatangannya membawa satu misi jelas: menghidupkan kembali kreativitas di jantung permainan tim.

Bagi para pencinta bola di Asia Tenggara, nama Queven da Silva sejatinya bukan sosok asing. Sebelum berlabuh di Bali, ia sempat mencuri perhatian bersama Chonburi FC di Liga Thailand dengan catatan apik: 23 penampilan, lima gol, dan lima assist dalam semusim. Angka-angka itu bukan sekadar statistik biasa — angka itu menjadi bukti bahwa Queven bukan tipe gelandang yang hanya sibuk mengatur tempo, tetapi juga rajin ikut menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Dengan tinggi 176 sentimeter dan kaki kiri sebagai senjata utamanya, Queven dikenal luas sebagai gelandang bertipe teknis, mengandalkan sentuhan halus dan umpan-umpan terukur yang kerap membuka ruang bagi rekan setimnya.

Kisah Queven bukan sekadar cerita seorang pemain berbakat yang langsung melesat. Perjalanannya justru penuh liku, dimulai dari akademi Mirassol U20 pada 2016 di negara kelahirannya, Brasil. Dari sana, ia sempat berpindah-pindah klub di negeri sepak bola raksasa itu — AD Guarulhos, Tres Coracoes, Monte Azul, Maringa, Marcilio Dias, hingga Portuguesa — sebelum akhirnya memutuskan mengadu nasib di benua lain.

Eropa menjadi persinggahan berikutnya. Ia sempat merasakan atmosfer sepak bola di Makedonia Utara bersama FC Shkupi, lalu berlanjut ke Kosovo memperkuat FC Ballkani. Pengalaman lintas negara dan lintas budaya inilah yang kemudian membentuk karakter permainannya menjadi lebih matang dan adaptif.

Dari Eropa, langkahnya berbelok ke Asia. Thailand menjadi negeri pertama di Asia Tenggara yang ia jajaki bersama Chonburi FC — dan kini, Indonesia menjadi bab terbaru dalam perjalanan karier sang gelandang.

CEO Bali United, Yabes Tanuri, menegaskan bahwa perekrutan Queven merupakan bagian dari strategi besar manajemen dalam menyusun komposisi terbaik jelang musim baru. "Kami dari manajemen dan tim kepelatihan terus menyiapkan komposisi terbaik kami jelang musim kompetisi yang baru, salah satunya adalah mendatangkan gelandang baru untuk Bali United," ujarnya.

Yabes menaruh harapan besar agar pengalaman lintas benua yang dimiliki Queven bisa langsung terasa dampaknya di lapangan. "Kami melihat Queven memiliki kualitas di lini tengah dan harapannya bisa segera beradaptasi hingga memberikan prestasi terbaiknya untuk tim ini," pungkasnya.

## Melengkapi Trio Amunisi Baru Bali United

Kehadiran Queven da Silva sekaligus melengkapi daftar pemain asing anyar yang telah diperkenalkan Bali United jelang musim 2026/27, menyusul kedatangan Jort van der Sande dan winger Remco Balk. Dengan trio amunisi baru ini, publik Bali United kini menanti bagaimana racikan skuat tersebut mampu bersaing di ketatnya kompetisi musim mendatang.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini