Persik Kediri Makin Matang Usai TC di Solo, Marcos Reina Soroti Progres Jelang Super League 2026/27

Persik Kediri Makin Matang Usai TC di Solo, Marcos Reina Soroti Progres Jelang Super League 2026/27

NYALANUSANTARA, Kediri– Persik Kediri mulai menunjukkan tanda-tanda kesiapan menghadapi Super League 2026/27. Setelah menjalani pemusatan latihan selama sepekan di Solo, skuad Macan Putih dinilai mengalami perkembangan dalam aspek fisik, taktik, dan pemahaman terhadap model permainan tim.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, melihat progres tersebut sebagai modal penting dalam fase pramusim. Menurutnya, program latihan di Solo berjalan sesuai rencana dan mampu mendorong pemain untuk beradaptasi dengan tuntutan permainan yang ia inginkan.

“Secara keseluruhan, semua program sepekan di Solo berjalan sangat baik. Saya senang dengan progres yang diperlihatkan para pemain. Mereka terus berkembang secara fisik dan taktik,” kata Reina.

Perkembangan itu tidak hanya terlihat dalam sesi latihan. Persik juga memanfaatkan masa pemusatan latihan untuk menguji kesiapan tim melalui dua laga uji coba menghadapi PSIS Semarang dan Persita Tangerang.

Dua pertandingan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi. Reina memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain agar mereka bisa memahami skema permainan sekaligus menunjukkan kemampuan dalam situasi pertandingan.

Bagi pelatih asal Spanyol itu, uji coba menjadi sarana untuk melihat sejauh mana materi latihan bisa diterapkan di lapangan. Ia juga menilai lawan yang dihadapi memberi tantangan positif karena memiliki tingkat persiapan yang lebih matang.

“Kami senang dengan performa yang diperlihatkan para pemain di latihan dan uji coba. Berlatih bersama tim yang bagus dan memiliki persiapan satu pekan lebih awal dari kami. Jadi mereka berada di level yang berbeda. Kami bermain lebih baik di dua pertandingan itu. Jadi ini hal sangat bagus bagi tim Persik Kediri,” ungkapnya.

Hasil dari dua laga tersebut membuat Reina semakin optimistis terhadap perkembangan tim. Namun, ia tidak ingin menjadikan performa di pramusim sebagai tolok ukur akhir.

Persik masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum kompetisi dimulai. Salah satunya adalah memperkuat pemahaman taktik dan membangun koneksi antarpemain, terutama karena Macan Putih dihuni beberapa wajah baru.

Pemain-pemain anyar membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan pola permainan, karakter rekan setim, serta tuntutan yang diberikan tim pelatih. Karena itu, proses adaptasi akan terus menjadi bagian penting dalam agenda pramusim Persik.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini