Dua Atlet PON XXI Aceh-Sumut Asal Batang Raih Emas dan Perak, Dapat Apresiasi dari Bupati Batang

Dua Atlet PON XXI Aceh-Sumut Asal Batang Raih Emas dan Perak, Dapat Apresiasi dari Bupati Batang

NYALANUSANTARA, Batang – Dua atlet asal Batang yang berprestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, Kiromal Katibin dan Fadhzilatul Al Azmi, mendapat apresiasi dari Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki. 

Keduanya berhasil meraih medali emas dan perak di cabang olahraga (cabor) panjat tebing dan petanque, dan diberikan penghargaan atas prestasi yang membanggakan tersebut.

Kiromal Katibin, atlet panjat tebing yang dikenal sebagai pemecah enam kali rekor dunia, berhasil meraih medali emas di kategori Speed WR Perorangan Putra.

Ia mengaku bahwa pencapaian tersebut tidak diraih dengan mudah, mengingat ketatnya persaingan di tingkat nasional. Tantangan terbesar menurutnya adalah mengontrol emosinya sendiri.

“Tantangannya justru dari diri sendiri, untuk mengontrol ketenangan emosi,” kata Katibin saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Jumat (20/9/2024).

Katibin juga mengungkapkan bahwa kesuksesannya di PON ini bukan akhir dari perjalanan kariernya. Ia menargetkan untuk lolos ke Olimpiade Los Angeles (LA) 2028 mendatang.

Selain itu, ia optimis akan ada penerus dari Batang, seperti Desi Ratnasari yang berhasil meraih medali perak di PON Aceh-Sumut.

Sementara itu, Fadhzilatul Al Azmi, atlet petanque, juga menunjukkan prestasi gemilang dengan membawa pulang medali emas dan perak.

Meskipun cabor petanque masih tergolong baru, Azmi berhasil meraih emas di kategori Shooting Women dan perak di Double Women. Ia sebelumnya telah meraih tiga medali emas di ajang Porprov.

“Kalau di ajang PON baru pertama kali, tapi sebelumnya di ajang Porprov berhasil meraih tiga medali emas. Tidak menyangka ternyata berhasil, karena melihat lawan dengan prestasi yang luar biasa,” kata Azmi.

Sebagai bentuk penghargaan, Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, memberikan bonus uang pembinaan bagi para atlet yang berprestasi.

Atlet peraih medali emas mendapatkan bonus sebesar Rp20 juta, sedangkan peraih medali perak mendapatkan Rp10 juta.

“Atlet peraih emas mendapat bonus sebesar Rp20 juta, sedangkan atlet peraih perak sebesar Rp10 juta,” ujar Lani.

Lani juga berharap agar cabor panjat tebing di Batang segera melakukan kaderisasi atlet, mengingat Kiromal Katibin, salah satu atlet terbaik Batang, akan melangkah ke jenjang internasional untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini