Matheus Cunha Jadi Rekrutan Perdana Ruben Amorim di Manchester United
NYALANUSANTARA, LONDON- Manchester United resmi mendapatkan jasa Matheus Cunha dari Wolverhampton Wanderers sebagai rekrutan pertama di bawah kendali pelatih baru, Ruben Amorim. Penyerang asal Brasil itu digaet berkat penampilan impresifnya di Liga Inggris dalam dua musim terakhir.
Mengacu pada data resmi Liga Premier, Cunha—yang kini berusia 25 tahun—mencetak 15 gol dan menyumbang enam assist pada musim 2024/25. Ini menjadi musim terbaiknya secara statistik, di mana kontribusinya mencakup hampir 39 persen dari seluruh gol Wolves di liga.
Secara keseluruhan, Cunha masuk 10 besar pemain Premier League dalam hal kontribusi langsung terhadap gol tim. Sejak awal musim 2023/24, ia telah terlibat dalam 39 gol non-penalti—sebuah pencapaian yang hanya dilampaui oleh tujuh pemain lain, semuanya berasal dari tim-tim papan atas.
Tak hanya tajam dalam mencetak gol, Cunha juga dikenal memiliki kemampuan menggiring bola yang luar biasa. Ia termasuk dalam jajaran 15 pemain liga yang menciptakan lebih dari 35 peluang setelah melakukan dribel serta mencetak atau memberi assist dalam sedikitnya 12 gol dari akselerasinya.
Meski demikian, muncul kekhawatiran soal konsistensinya. Cunha mencetak 15 gol dari ekspektasi gol (non-penalti) sebesar 8,6, artinya ia tampil jauh di atas harapan. Statistik ini menimbulkan pertanyaan apakah performanya bisa stabil, mengingat hanya sedikit pemain top seperti Kylian Mbappe dan Harry Kane yang terbukti bisa mempertahankan efisiensi semacam itu.
Dalam hal kedisiplinan, Cunha sempat mendapat dua kali larangan bermain musim lalu dan mengoleksi 15 kartu (14 kuning dan 1 merah) dalam dua musim. Namun, ia masih berada di luar daftar 50 pemain paling sering menerima kartu, sehingga belum dianggap sebagai masalah besar.
Salah satu faktor kunci yang membuat transfer ini menjanjikan adalah keselarasan antara gaya bermain Cunha dan filosofi taktik Ruben Amorim. Di Wolves, Cunha sering ditempatkan sebagai gelandang serang kiri dalam formasi 3-4-3—skema yang juga diadopsi Amorim di United. Ia juga fleksibel bermain sebagai second striker atau pendukung lini tengah dalam formasi 3-3-2-2, menjadikannya senjata serbaguna di lini serang.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Paris- Penyerang Marseille, Pierre-Emerick Aubameyang kini menjadi…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Sambut kompetisi Proliga 2024, Tim voli…
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta- PSSI mengumumkan keputusan untuk mengakhiri kerja…
NYALANUSANTARA, Semarang- Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Wisata menghadirkan beragam…
NYALANUSANTARA, Semarang - PT Angkasa Pura Indonesia Bandara…
Lewat Ngenest satu dekade silam, Ernest Prakasa berhasil…
NYALANUSANTARA, Semarang - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Mahasiswi UNNES Tharisa Dea Florentina…
Film animasi 2D asal Tiongkok Nobody (2025) muncul…
NYALANUSANTARA, Semarang - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk…
Komentar