BAIC Perkuat Ekspansi di Indonesia melalui NEV dan Penambahan Diler

BAIC Perkuat Ekspansi di Indonesia melalui NEV dan Penambahan Diler

Xinhua

Nyalanusantara, Demak-Seiring meningkatnya adopsi kendaraan energi baru ( new energy vehicle / NEV) di Indonesia, merek otomotif asal China, BAIC, berencana menghadirkan lebih banyak lini kendaraan ramah lingkungan ke pasar domestik. Perusahaan ini juga akan memperluas jaringan distribusi dan pemasarannya sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis ke depannya.

   “Pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni di Indonesia yang mencapai 78 persen (2021-2025) menunjukkan bahwa NEV bukan lagi sekedar tren, melainkan arah masa depan industri otomotif. Kami melihat momentum ini sebagai peluang besar bagi BAIC untuk menghadirkan portofolio NEV yang semakin lengkap,” kata Chief Operating Officer (COO) PT JIO Distribusi Indonesia Dhani Yahya, selaku agen pemegang merek BAIC di Indonesia 

memperluas basis pelanggan, meningkatkan daya saing perusahaan, serta mendorong pertumbuhan pangsa pasar yang berkelanjutan.

   Ke depannya, merek asal China itu berencana terus menambah jajaran kendaraan NEV-nya di Indonesia, mulai dari SUV, sedan, hingga MPV. Perusahaan itu juga akan menghadirkan kendaraan berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dan range-exended electric vehicle (REEV).

   Di sisi lain, BAIC juga akan memperluas jaringan pemasaran dan pelayanannya. Jumlah yang ditargetkan meningkat dari 16 menjadi 22 hingga akhir tahun ini, dengan fokus ekspansi di wilayah Jabodetabek. Perluasan jaringan tersebut akan diikuti dengan peningkatan kualitas layanan pelanggan, ketersediaan suku cadang, serta peningkatan kompetensi teknisi.

   BAIC menjamin komitmennya untuk memproduksi kendaraannya secara lokal. Model BJ40 Plus telah dirakit secara lokal di pabrik mitra PT Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Purwakarta sejak pertengahan tahun lalu. Model lainnya akan menyusul, khususnya untuk lini mobil listrik terbaru BAIC T1, yang ditargetkan mencapai tingkat kandungan lokal hingga 60 persen pada tahun depan

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini