Tarif MRT dan LRT Jakarta Dipastikan Tidak Naik pada 2026 Meski Anggaran Daerah Turun
PANJI PRATAMA PUTRA - 11 Oktober 2025 - EkbisNYALANUSANTARA, TANGGERANG- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tarif MRT dan LRT Jakarta tidak akan mengalami kenaikan pada 2026, meskipun anggaran daerah mengalami penyusutan signifikan akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat. Keputusan ini diambil sebagai upaya menjaga keterjangkauan transportasi publik bagi warga ibu kota.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa keputusan menahan tarif telah melalui kajian komprehensif terkait kemampuan dan kesediaan masyarakat untuk membayar ongkos transportasi massal.
“Kalau dilihat dari perhitungan tahun lalu, angka keekonomian tarif MRT itu sekitar Rp13.000, sementara tarif yang diberlakukan hanya Rp7.000. Artinya, subsidi rata-rata per perjalanan mencapai sekitar Rp6.000. Nilai ini masih dalam batas wajar,” ujar Syafrin.
Meskipun terjadi efisiensi anggaran subsidi transportasi, pemerintah tetap berkomitmen mempertahankan tarif agar tidak membebani masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menegaskan bahwa keberlangsungan operasional MRT tidak hanya bergantung pada dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
“Ada DBH, tidak ada DBH, MRT Jakarta sejak awal kami upayakan non-farebox. Jadi, selain pendapatan tarif penumpang, juga ditopang oleh PSO (Public Service Obligation),” jelasnya.
Menurut Tuhiyat, biaya keekonomian layanan MRT sebenarnya mencapai sekitar Rp32.000 per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp14.000.
“Artinya, sekitar Rp18.000 disubsidi pemerintah melalui PSO, dan itu cukup untuk menutup biaya layanan,” tambahnya.
Pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat menjadi Rp11,15 triliun—turun dari seharusnya Rp26 triliun—berimbas pada penurunan APBD DKI Jakarta dari Rp95,35 triliun menjadi Rp79,06 triliun.
Kendati demikian, Pemprov DKI menegaskan bahwa komitmen untuk menjaga tarif transportasi publik tetap terjangkau tidak akan berubah, sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum dan mengurangi kemacetan di ibu kota.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Kemendag Dorong Daya Beli Lewat Program Diskon Ramadhan dan Lebaran 2026
Ekbis 13 jam lalu
Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil Percepat Mandatori Bioetanol dan B50
Ekbis 1 hari lalu
BPJPH Perkuat Ekosistem Halal di Wilayah Perbatasan
Ekbis 1 hari lalu
SMEXPO Ramadan 2026 Dorong Peningkatan Penjualan UMKM Binaan Pertamina Hingga Dua Lipat
Ekbis 1 hari lalu
DEN Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Ekbis 2 hari lalu
Terkini
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 19 menit lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Operasi SAR Ditutup, Dua Penambang Pasir Gunung Merapi di Magelang Belum Ditemukan
Ragam Nusantara 2 jam lalu
KBRI Beijing Gelar Buka Puasa Bersama di Changsha, Perkuat Pertukaran Masyarakat Indonesia–China
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Pastikan Operasional Angleb 2026 Berjalan Maksimal, Direksi KAI Services Cek Kesiapan Operasional
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Cegah Pelanggaran Kekayaan Intelektual, Kemenkum Jateng Ajak Sinergi Lintas Sektor
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Perkuat Pertukaran Akademik Bertaraf Internasional, UPGRIS Jalin Kerjasama dengan Universitas di Nigeria
Ilmu 5 jam lalu
Lapas Semarang Berikan Bansos dan Ajak Buka Bersama Keluarga Napi
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Safari Ramadan Kemenkum Jateng: Perkuat Kebersamaan, Tingkatkan Keimanan
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Kemenkum Jateng Gelar RAT Koperasi Tahun Buku 2025, Evaluasi Kinerja dan Susun Program Kerja 2026
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Realme Note 80 Resmi Meluncur di Indonesia, HP Murah dengan Baterai Jumbo 6.300 mAh
Tekno 9 jam lalu