RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Kemenperin Siapkan Anggaran Efektif Rp2,11 Triliun pada 2026 untuk Perkuat Daya Saing Industri

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan pagu efektif anggaran sebesar Rp2,11 triliun pada tahun 2026 guna mendukung penguatan struktur serta peningkatan daya saing industri nasional melalui sejumlah program prioritas.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, besaran pagu efektif tersebut ditetapkan setelah mempertimbangkan kebijakan penyesuaian anggaran, termasuk pengurangan dan pemblokiran anggaran, tanpa mengganggu keberlanjutan program strategis sektor industri.

“Pagu efektif Kementerian Perindustrian tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2,11 triliun dan akan dialokasikan secara proporsional untuk mendukung program prioritas pembangunan industri nasional,” ujar Agus dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin.

Ia mengungkapkan, pagu awal Kemenperin pada 2026 sebesar Rp2,5 triliun. Namun, angka tersebut mengalami penyesuaian berupa pengurangan anggaran Prioritas Direktif Presiden sebesar Rp299,96 miliar serta pemblokiran kode A yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU) senilai Rp89,78 miliar. Dengan demikian, pagu efektif Kemenperin ditetapkan sebesar Rp2,11 triliun.

Agus menambahkan, pagu efektif tersebut didukung oleh sumber pendanaan berupa rupiah murni sebesar Rp1,79 triliun, PNBP Rp46,6 miliar, dan BLU Rp275,9 miliar.

Dari sisi belanja, alokasi anggaran tahun 2026 difokuskan pada belanja pegawai sebesar Rp1,08 triliun, belanja nonoperasional Rp686,3 miliar, serta belanja operasional Rp344,8 miliar.

Untuk memperkuat struktur industri, Kemenperin mengalokasikan anggaran Rp98,6 miliar bagi pengembangan industri kecil dan kewirausahaan industri, serta Rp83,6 miliar untuk mendukung hilirisasi dan pengembangan industri prioritas.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini