RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

AHY Tegaskan Dukungan Zero ODOL demi Keselamatan dan Infrastruktur

NYALANUSANATARA, JAKARTA- Menteri Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan dukungannya terhadap kebijakan zero Over Dimension Over Loading (ODOL). Menurutnya, meski penertiban truk ODOL tidak berdampak signifikan terhadap perekonomian, langkah tersebut penting dilakukan demi keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur.

Dalam rapat koordinasi progres dan capaian isu infrastruktur di Kantor Kemenko IPK, Jakarta Pusat, Rabu (13/8), AHY menyebut penertiban ODOL sudah menjadi perhatian selama bertahun-tahun. Ia meminta hasil perhitungan dampak penertiban terhadap ekonomi dari Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.

AHY menekankan bahwa keberadaan truk ODOL menyebabkan banyak korban kecelakaan lalu lintas, baik pengemudi maupun masyarakat umum. Selain itu, kerusakan jalan akibat kendaraan over capacity menelan biaya perbaikan hingga puluhan triliun rupiah setiap tahun.

Sebagai upaya pencegahan, Kemenko IPK juga mendorong standardisasi upah pengemudi truk melalui Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Penguatan Logistik Nasional. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan mengurangi praktik ODOL.

Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kemenko IPK, Odo Manuhutu, menjelaskan bahwa Perpres tersebut mencakup 47 output dari 9 rencana aksi, termasuk penetapan standar upah sopir truk. Sementara itu, Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, mengungkapkan bahwa skema pengupahan akan mencakup pengemudi formal yang digaji perusahaan, serta memberikan perhatian bagi sopir informal yang selama ini tidak memiliki jaminan memadai.

Dengan kombinasi penegakan hukum dan peningkatan kesejahteraan, pemerintah berharap target zero ODOL dapat tercapai.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini