Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi Sorotan, KAI Usulkan Restrukturisasi
Karso Aji - 24 Agustus 2025 - EkbisNYALANUSANTARA, SURAKARTA- Utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh kembali menjadi perhatian publik setelah wacana restrukturisasi mencuat. Pasalnya, beban utang proyek strategis nasional (PSN) ini disebut semakin menekan keuangan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, bahkan mengibaratkan utang operator Whoosh, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), sebagai “bom waktu” bagi keuangan perseroan.
“Kami yakin dalam satu minggu ke depan bisa memahami semua kendala yang ada di dalam KAI ini. Karena itu, kami mengusulkan restrukturisasi utang Whoosh,” kata Bobby saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (20/8).
Beban Utang Menggunung
Anggota Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto, menilai KAI menanggung utang besar akibat proyek KCIC.
“Saya melihat ada utang yang begitu besar dalam proyek KCIC. Kalau dihitung, 2025 beban keuangan dan kerugian KCIC bisa mencapai Rp4 triliun lebih,” ujarnya.
Sebagai informasi, mayoritas saham KCIC dikuasai oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sebesar 60 persen. PSBI sendiri merupakan konsorsium yang terdiri dari KAI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Jasa Marga (Persero) Tbk., dan PT Perkebunan Nusantara I (Persero). Sementara 40 persen saham KCIC dimiliki mitra dari Tiongkok.
Danantara Turun Tangan
Isu restrukturisasi utang Whoosh juga ditanggapi Danantara Indonesia. CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pihaknya tengah mengevaluasi menyeluruh skema penyelesaian utang.
“Kami ingin memastikan setiap aksi korporasi bisa menyelesaikan masalah secara permanen, bukan sekadar menundanya,” tegas Rosan di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (5/8).
COO Danantara, Dony Oskaria, menambahkan bahwa penyelesaian proyek Whoosh akan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Danantara tahun ini.
“Nanti akan kami selesaikan segera, dan masuk dalam RKAP kami tahun ini,” ujarnya, Jumat (22/8).
Nilai Proyek Fantastis
KCJB tercatat menelan biaya USD 7,27 miliar atau sekitar Rp118,9 triliun, termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) sebesar USD 1,2 miliar atau sekitar Rp18,2 triliun. Dari total tersebut, KAI menanggung beban utang Rp6,9 triliun dari China Development Bank (CDB) untuk menutup biaya tambahan.
Dengan kondisi ini, restrukturisasi utang dinilai menjadi opsi penting demi menjaga stabilitas keuangan KAI sekaligus kelanjutan proyek KCJB.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Kemenperin Siapkan Anggaran Efektif Rp2,11 Triliun pada 2026 untuk Perkuat Daya Saing Industri
Ekbis 9 jam lalu
Kaltim Siap Jadi Penggerak Ekonomi Nasional Seiring Perkembangan IKN
Ekbis 11 jam lalu
KKP Jamin Hak Keluarga Tiga ASN yang Gugur dalam Kecelakaan ATR 42-500
Ekbis 1 hari lalu
SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen untuk RDMP Balikpapan, Dukung Kemandirian Energi Nasional
Ekbis 1 hari lalu
Ultrajaya Investasi Rp1,14 Triliun untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Ekbis 1 hari lalu
Terkini
Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi
Ilmu 2 jam lalu
Menempuh 16,5 Jam Demi AEE 2026, Perjuangan Siswi Asal Aceh Ini Tuai Apresiasi Rektor UNAIR
Ilmu 3 jam lalu
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
Lifestyle 4 jam lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Tampilan Perdana Nayanthara di Film Patriot Terungkap, Tanggal Rilis Digoda Lewat Kode Morse
Lifestyle 6 jam lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 6 jam lalu
ULASAN Sebelum Dijemput Nenek, Ketika Hantu Tak Lagi Menakutkan: Komedi Absurd di Balik
Sinema 7 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 7 jam lalu
SINOPSIS Return to Silent Hill Siap Menghantui Bioskop Indonesia Mulai 28 Januari 2026
Sinema 8 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 8 jam lalu