RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Dedikasi Tiada Henti: Kisah Inspiratif dr. Prita Kusumaningsih, Alumni FK UNAIR di Gaza

NYALANUSANTARA, GAZA- Panggilan hati terdalam membawa dr. Prita Kusumaningsih, Sp.OG, alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) angkatan 1983, menempuh perjalanan kemanusiaan berisiko tinggi di Gaza, Palestina. Di tengah konflik berkepanjangan, ia memilih untuk hadir dan berjuang bagi mereka yang membutuhkan, menjadikan pengabdiannya sebagai wujud nyata kemanusiaan tanpa batas.

Ikatan batin dr. Prita dengan Gaza telah terjalin sejak tahun 2009 melalui keterlibatannya dalam organisasi Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Ia menyadari sepenuhnya bahwa misinya penuh bahaya — dari tekanan mental akibat situasi perang hingga ancaman kehilangan nyawa.

“Rasanya seperti ada panggilan khusus. Daerah ini mengalami ketidakadilan dan serangan yang terus-menerus. Kami tahu risikonya besar, tapi panggilan itu lebih kuat dari rasa takut,” ujarnya.

Tugas Mulia di Tengah Perang

Salah satu pengalaman paling berkesan bagi dr. Prita adalah ketika ia harus menangani operasi caesar untuk persalinan kesepuluh seorang ibu berusia 44 tahun di Gaza — sebuah kondisi yang sangat langka bahkan di tingkat global.

“Alhamdulillah, dengan izin Allah operasi berjalan lancar. Kondisinya luar biasa, hampir tanpa perlekatan dan dinding rahimnya tidak menipis. Padahal di Indonesia, operasi caesar ketiga saja biasanya sudah sangat berisiko,” kenangnya.

Momen itu menjadi simbol ketangguhan dan dedikasi tenaga medis di tengah keterbatasan fasilitas. Ia juga menceritakan bagaimana setiap hari diwarnai suara bom dan drone, namun para tenaga medis tetap bekerja dengan penuh keikhlasan dan keteguhan iman.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini