14 Tahun RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan, Begini Tanggapan Pakar UNAIR
Red - 02 Februari 2024 - VestibulaNYALANUSANTARA, Surabaya - Setelah 14 tahun berlalu, Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat masih menanti dilegalkan. Dr. Sri Endah Kinasih, pakar Antropologi Hukum dari Universitas Airlangga (UNAIR), mengungkapkan pandangannya terkait stagnasi ini dalam sebuah wawancara eksklusif dengan UNAIR NEWS pada Kamis (25/1/2024).
Menurut Dr. Endah, kebuntuan ini terjadi karena masyarakat adat dianggap kuno, tanpa memahami nilai religio-magis yang mereka pertahankan. Hal ini, menurutnya, menjadi akar sengketa yang terus berlanjut seiring dengan tidak disahkannya RUU tersebut.
Pakar Antropologi Hukum menyoroti kurangnya pemahaman negara terhadap konsep-konsep masyarakat adat. Dr. Endah menekankan pentingnya melibatkan tokoh-tokoh adat dan agama dalam proses pelegalan RUU. Menurutnya, keterlibatan mereka menjadi kunci untuk memahami masyarakat adat.
Dia menyatakan bahwa kepentingan negara sering kali tampak menggusur kepentingan masyarakat adat. Dr. Endah menegaskan perlunya proses dialog dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan ahli.
Pembangunan harus dilakukan dengan memahami konsep-konsep seperti larangan panen sebelum waktunya yang menjadi bagian dari tradisi dan ekosistem masyarakat tertentu.
Pakar antropologi hukum juga mengingatkan tentang ancaman punahnya 21 etnik akibat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Belum adanya pemahaman dan keterlibatan masyarakat adat dapat mengakibatkan kerugian tidak hanya terhadap etnik, tetapi juga flora dan fauna.
Dr. Endah menyampaikan bahwa negara seharusnya melindungi dan mempertahankan masyarakat adat. Sambil mengakui kebutuhan pembangunan, dia menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal. Contohnya adalah pemberian hak tanah kepada masyarakat adat yang tinggal di hutan, yang sering diabaikan oleh negara.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi
Ilmu 6 jam lalu
Menempuh 16,5 Jam Demi AEE 2026, Perjuangan Siswi Asal Aceh Ini Tuai Apresiasi Rektor UNAIR
Ilmu 8 jam lalu
540 Mahasiswa UNNES Terima Beasiswa Rumah Amal
Ilmu 1 hari lalu
Empat Fakultas UNAIR Tawarkan Keunggulan Prospek Keilmuan, dari Kesehatan hingga Sosial
Ilmu 2 hari lalu
Rektor UNAIR Resmi Buka Airlangga Education Expo, Bekali Siswa Strategi Masuk Kampus Impian
Ilmu 2 hari lalu
Terkini
Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi
Ilmu 6 jam lalu
Menempuh 16,5 Jam Demi AEE 2026, Perjuangan Siswi Asal Aceh Ini Tuai Apresiasi Rektor UNAIR
Ilmu 8 jam lalu
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
Lifestyle 9 jam lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Tampilan Perdana Nayanthara di Film Patriot Terungkap, Tanggal Rilis Digoda Lewat Kode Morse
Lifestyle 10 jam lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 10 jam lalu
ULASAN Sebelum Dijemput Nenek, Ketika Hantu Tak Lagi Menakutkan: Komedi Absurd di Balik
Sinema 11 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 11 jam lalu
SINOPSIS Return to Silent Hill Siap Menghantui Bioskop Indonesia Mulai 28 Januari 2026
Sinema 12 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 12 jam lalu