RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Empat Fakultas UNAIR Tawarkan Keunggulan Prospek Keilmuan, dari Kesehatan hingga Sosial

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Universitas Airlangga (UNAIR) melanjutkan rangkaian Airlangga Education Expo (AEE) 2026 pada hari kedua yang berlangsung di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C, Sabtu (24/1/2026). Beragam agenda mewarnai pelaksanaan AEE hari kedua, salah satunya pengenalan fakultas-fakultas beserta keunggulan dan prospek keilmuannya.

Paparan Akademik dan Peluang Keilmuan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA), Dr Rahadian Indarto Susilo dr Sp BS (K), memaparkan bahwa pendekatan interdisipliner menjadi ciri khas fakultas yang dipimpinnya. Integrasi ilmu kesehatan hewan, sains, serta lingkungan pesisir menjadi kekuatan utama FIKKIA dalam menjawab tantangan kesehatan dan ketahanan pangan, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Keunggulan FIKKIA terletak pada integrasi ilmu kesehatan hewan, lingkungan, dan wilayah pesisir. Dengan pendekatan ini, lulusan kami siap menjawab tantangan kesehatan dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR, Ahmad Safril Mubah SIP MHubInt PhD, menekankan pentingnya pemahaman sejak dini terhadap karakter keilmuan sosial dan politik. Melalui sesi informasi tersebut, FISIP ingin membekali calon mahasiswa dengan gambaran jelas mengenai pola pembelajaran dan kompetensi yang akan dikembangkan.

“Calon mahasiswa perlu memahami apa yang akan dipelajari di FISIP, mulai dari kemampuan berpikir kritis dan analitis hingga membaca dinamika sosial dan politik yang terus berkembang. Mahasiswa FISIP kami dorong untuk peka terhadap persoalan publik dan mampu menawarkan solusi berbasis analisis ilmiah, bukan sekadar opini,” ungkapnya.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Keperawatan (FKp) UNAIR, Prof Dr Yuni Sufyanti Arief SKp MKes, menegaskan bahwa pendidikan keperawatan diarahkan untuk mencetak tenaga kesehatan profesional yang adaptif terhadap tantangan global serta kebutuhan masyarakat. Kurikulum FKp dirancang berbasis kompetensi dengan penguatan praktik klinik, riset terapan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa keperawatan tidak hanya dibekali keterampilan klinik, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan empati sosial agar siap berkontribusi secara profesional di tengah masyarakat,” tegasnya.

Melalui paparan berbagai fakultas tersebut, AEE 2026 menjadi ruang strategis bagi calon mahasiswa untuk mengenali keunggulan keilmuan UNAIR sekaligus memetakan pilihan studi sesuai minat dan potensi masa depan.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini