RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

UNDIP Miliki Conference Hall Keren dan Data Center Canggih

NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Diponegoro memiliki dua ikon baru yakni Undip Conference Hall dan Data Center Undip yang diresmikan oleh Prof Dr Yos Johan Utama, SH, MHum, menjelang akhir masa jabatan sebagai Rektor UNDIP periode tahun 2019-2024. 

Acara peresmian Undip Conference Hall yang berada di lantai 5 dan Data Center Universitas Diponegoro yang berada di lantai 2 gedung ICT Center, kampus UNDIP Tembalang dilaksanakan pada Kamis (26/4).

Dalam sambutannya, Prof Yos menyampaikan saat ini UNDIP telah maju melesat dan mendapatkan recognisi baik nasional maupun internasional. Menjadi kampus berkelas internasional tentu saja UNDIP terus meningkatkan sarana dan fasilitas pendukung untuk mendukung layanan berkelas global. Diantaranya dengan membangun Undip Conference Hall di lantai 5 dan Data Center di lantai 2 gedung ICT kampus UNDIP Tembalang.

Undip Conference Hall dibangun sebagai ruang pertemuan untuk menampung tamu-tamu dari luar, seperti kunjungan pelajar SMA ke UNDIP. Mengingat animo siswa mendaftar UNDIP semakin meningkat hingga UNDIP menjadi kampus nomor 2 (dua) pendaftar terbanyak se- Indonesia SNBP 2024. Ruang berkapasitas 217 orang ini ditata dengan standar kenyamanan yang meliputi tata udara, tata suara dan tata cahaya. Mencakup 2 (dua) ruang rapat dan 1 (satu) ruang transit. Dengan kualitas ruang dan kenyamanan, kedepan Undip Conference Hall menjadi standar ruang pertemuan di UNDIP bersama dengan ruang-ruang lainnya.

Adapun Data Center Universitas Diponegoro yang terletak di lantai 2 gedung ICT kampus UNDIP Tembalang menjadi fasilitas layanan konektivitas dan ruang server dengan perangkat canggih yang mendukung teknologi informasi dalam peningkatan layanan UNDIP. 

Kelebihan dan kecanggihan Data Center Universitas Diponegoro seperti raised floor yang dipasang dengan insuli sehingga kelembaban dan kebersihan ruangan terhadap debu terjaga; dilengkapi sistem alat pemadam menggunakan Fire suppression systems yang tidak berbahaya bagi peralatan network dan server (berupa gas); terinstalasi CCTV dengan tanpa blind spot dan akses masuk fingerprint setiap ruangan yang terintegrasi; MPO cable diinstall berdasarkan kapasitas rencana sehingga penambahan server bisa langsung dilakukan dan seluruhnya kabel FO; terdapat Environment Monitoring system yang memonitor keadaan suhu, kelembaban, visual, power, dan lainnya. Keadaan data center termonitor dengan sistem memberikan alert kepada petugas jika ada sistem yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Sehingga penanganan menjadi cepat dan terarah.

Sementara Direktur Data dan Sistem Informasi Dr Maman Somantri, ST, MT mengatakan bahwa Data Center yang dibangun saat ini telah memenuhi standard compliant ISO maupun SNI dan masuk kategori tier 2. Data center sebelumnya hanya memenuhi tier 1. 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini