RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Dr drh Nusdianto Triakoso MP

Solusi Terbaik untuk Mengatasi Penyakit Ngorok pada Ternak, Dokter Hewan UNAIR Beri Penjelasan

NYALANUSANTARA, Surabaya - Penyakit ngorok menjadi sorotan setelah menyerang ratusan ekor ternak di Sumatera Selatan, menyebabkan kematian mendadak pada sapi dan kerbau. 

Dokter hewan dari Universitas Airlangga (UNAIR), Dr drh Nusdianto Triakoso MP, menjelaskan bahwa penyakit ini disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida, bukan virus, dan secara medis dikenal sebagai Septicaemia epizootica.

Bakteri ini menyerang saluran pernapasan dan dapat menyebar ke sistem pencernaan serta bagian tubuh lainnya. Gejalanya bervariasi, mulai dari bunyi pernapasan ngorok hingga kematian mendadak tanpa gejala khas. 

"Penyakit ini sudah tersebar di seluruh Indonesia dan merupakan penyakit endemis," ungkapnya.

Penanggulangan penyakit ngorok melibatkan vaksinasi sebagai upaya pencegahan. Vaksin yang disediakan secara gratis dapat diakses di Pusat Kesehatan Hewan setempat. 

"Vaksin bertujuan untuk memberikan kekebalan pada hewan ternak," jelas Nusdianto.

Selain vaksinasi, perhatian terhadap kesehatan ternak secara umum sangat ditekankan. Peternak diminta untuk memastikan bahwa ternak tidak kekurangan makanan, tidak stres, dan tidak terpapar suhu dingin yang berlebihan. 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini