RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Rumah Artefak Blora, Magnet Baru bagi Pelajar dan Pecinta Sejarah

"Jadi tahu patung rekonstruksi homo erectus progresif yang berada di Rumah Artefak Blora, ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, khususnya pelajar. Swafoto jelas, ayo berkunjung ke Rumah Artefak Blora," kata Restika.

Vidia menambahkan, "Rumah Artefak Blora sangat menarik, ada fosil paus purba dan benda pusaka. Saya baru pertama kali mengunjungi Rumah Artefak, asik pokoknya, semoga segera ada museum di Blora."

Rumah Artefak Blora menyimpan sekitar 200 benda cagar budaya dari empat peradaban: masa Prasejarah, masa Klasik Hindu Budha, masa Islam, hingga masa Kolonial. Benda-benda ini dijaga dan dirawat oleh petugas dari Dinporabudpar Blora.

Selain tempat penyimpanan, Rumah Artefak juga melaksanakan kegiatan perawatan dan konservasi benda cagar budaya yang ditangani oleh staf seksi sejarah kepurbakalaan yang telah mendapatkan pelatihan di berbagai lembaga seperti BPSMP Sangiran dan BPCB Provinsi Jawa Tengah.

Sebagian besar koleksi di Rumah Artefak berasal dari hibah masyarakat yang tergabung dalam komunitas Forum Peduli Sejarah Budaya Blora (FPSBB) serta hasil riset BPSMP Sangiran di Blora.

Beberapa koleksi lainnya berasal dari temuan masyarakat yang diapresiasi dengan bentuk ganti untung oleh pemerintah kabupaten.

Koleksi di Rumah Artefak meliputi fosil kepala banteng, kepala kerbau, gading gajah purba, peralatan manusia purba, perhiasan bekal kubur Kalang, arca dari masa klasik, serta peralatan dan senjata dari masa Islam dan kolonial.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini