Rumah Artefak Blora, Magnet Baru bagi Pelajar dan Pecinta Sejarah
Red - 18 Juli 2024 - VestibulaNYALANUSANTARA, Blora - Rumah Artefak Blora semakin menarik perhatian, terutama di kalangan pelajar dan orang dewasa.
Pengunjung tidak hanya penasaran dengan koleksi benda yang disimpan di dalamnya, tetapi juga ingin menimba pengetahuan serta membuat konten dan dokumentasi menggunakan teknologi gawai.
Sejumlah siswa dari SMK Muhammadiyah Kunduran dan SMK Muhammadiyah 1 Blora, Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) di Dinas Kominfo Blora.
Mereka diarahkan oleh pembimbing untuk mendokumentasikan (foto dan video) serta melakukan wawancara dengan petugas mengenai koleksi benda di Rumah Artefak pada Rabu (17/7/2024).
Hanifah Azzahra dan Aisyah Nur Alim, siswa SMK Muhammadiyah Kunduran, menyatakan kegembiraannya bisa belajar sejarah purbakala langsung dari petugas yang berkompeten.
"Senang bisa belajar sejarah purbakala langsung dari petugas yang berkompeten. Kemudian membuat video, foto untuk konten media sosial, ini pertama kali berkunjung ke Rumah Artefak," ujar mereka.
Hal serupa disampaikan oleh Restika Dwi Istiana dan Vidia Bella Pradipta, siswa PKL dari SMK Muhammadiyah Blora. Keduanya mengaku terkejut dan kagum melihat patung rekonstruksi homo erectus progresif yang merupakan bantuan dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran.
"Jadi tahu patung rekonstruksi homo erectus progresif yang berada di Rumah Artefak Blora, ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, khususnya pelajar. Swafoto jelas, ayo berkunjung ke Rumah Artefak Blora," kata Restika.
Vidia menambahkan, "Rumah Artefak Blora sangat menarik, ada fosil paus purba dan benda pusaka. Saya baru pertama kali mengunjungi Rumah Artefak, asik pokoknya, semoga segera ada museum di Blora."
Rumah Artefak Blora menyimpan sekitar 200 benda cagar budaya dari empat peradaban: masa Prasejarah, masa Klasik Hindu Budha, masa Islam, hingga masa Kolonial. Benda-benda ini dijaga dan dirawat oleh petugas dari Dinporabudpar Blora.
Selain tempat penyimpanan, Rumah Artefak juga melaksanakan kegiatan perawatan dan konservasi benda cagar budaya yang ditangani oleh staf seksi sejarah kepurbakalaan yang telah mendapatkan pelatihan di berbagai lembaga seperti BPSMP Sangiran dan BPCB Provinsi Jawa Tengah.
Sebagian besar koleksi di Rumah Artefak berasal dari hibah masyarakat yang tergabung dalam komunitas Forum Peduli Sejarah Budaya Blora (FPSBB) serta hasil riset BPSMP Sangiran di Blora.
Beberapa koleksi lainnya berasal dari temuan masyarakat yang diapresiasi dengan bentuk ganti untung oleh pemerintah kabupaten.
Koleksi di Rumah Artefak meliputi fosil kepala banteng, kepala kerbau, gading gajah purba, peralatan manusia purba, perhiasan bekal kubur Kalang, arca dari masa klasik, serta peralatan dan senjata dari masa Islam dan kolonial.
Koleksi ini terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian cagar budaya untuk generasi mendatang.
Kegiatan konservasi dan perawatan di Rumah Artefak dilakukan secara terbuka, memungkinkan masyarakat yang tertarik untuk belajar bagaimana menangani benda cagar budaya sesuai standar perawatan yang benar.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Fakultas Hukum Unwahas Semarang Jalin Kerjasama dengan BTU Thailand
Ilmu 1 jam lalu
Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi
Ilmu 14 jam lalu
Menempuh 16,5 Jam Demi AEE 2026, Perjuangan Siswi Asal Aceh Ini Tuai Apresiasi Rektor UNAIR
Ilmu 15 jam lalu
540 Mahasiswa UNNES Terima Beasiswa Rumah Amal
Ilmu 1 hari lalu
Empat Fakultas UNAIR Tawarkan Keunggulan Prospek Keilmuan, dari Kesehatan hingga Sosial
Ilmu 2 hari lalu
Terkini
Vivo X200T Resmi Meluncur di India, Andalkan Kamera Zeiss dan Baterai Jumbo 6.200mAh
Tekno 8 menit lalu
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah
Ragam Nusantara 12 menit lalu
Mohanlal Umumkan Film Baru L367, Kembali Berkolaborasi dengan Sutradara Vishnu Mohan
Lifestyle 15 menit lalu
Fakultas Hukum Unwahas Semarang Jalin Kerjasama dengan BTU Thailand
Ilmu 1 jam lalu
Ranbir Kapoor Pastikan Animal Park Baru Mulai Syuting pada 2027
Lifestyle 1 jam lalu
Lapas Semarang Dorong Napi Produksi Kopi Sachet
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Viral Diserang RPG dan Senapan, Land Cruiser Wali Kota di Filipina Tetap Utuh
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Dari Konten Parodi ke Bisnis Global, Khaby Lame Raih Kesepakatan Rp15,1 Triliun
Lifestyle 3 jam lalu
Persijap Jepara Banyak Datangkan Pemain Berpengalaman dari ISL
Sport 5 jam lalu
Diplomasi Prabowo Dari Menhan Hingga Presiden, Tetap Konsistensi Membela Kedaulatan Palestina
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Pemkot Semarang Tambal Jalan Berlubang di Sejumlah Ruas Jalan
Ragam Nusantara 5 jam lalu