Ferry Efendi, Dosen UNAIR, Emban Tugas sebagai Vice President CASE
Red - 21 Juli 2024 - VestibulaNYALANUSANTARA, Surabaya - Ferry Efendi, SKep Ns MSc PhD, Dosen Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga (UNAIR), baru saja terpilih sebagai Vice President Council of Asian Science Editors (CASE) untuk periode 2024 hingga 2026.
Sebelum menduduki posisi ini, Ferry menjabat sebagai Ketua Komite Hubungan Eksternal CASE dari 2022 hingga 2024.
Dalam perannya sebagai Vice President, Ferry akan berkolaborasi dengan President CASE untuk mencapai beberapa misi utama.
“Tentunya nanti saya akan membantu dan berkolaborasi bersama President CASE dalam beberapa fokus serta misi utama,” ujarnya.
Misi ini termasuk meningkatkan standar editorial jurnal ilmiah, melaksanakan misi pendidikan dan pelatihan, menjalin kolaborasi internasional, menjalankan advokasi dan kebijakan, serta mewujudkan diversitas dan inklusi.
Rancang Beberapa Program Khusus
Ferry telah merancang beberapa program khusus untuk mencapai misi tersebut. Pertama, memperluas kepesertaan CASE.
Meskipun saat ini mayoritas anggota CASE berasal dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Jepang, Bangladesh, India, Mesir, China, dan beberapa negara lain, Ferry berharap negara-negara lain juga bisa ikut berkontribusi di CASE.
Program kedua adalah pengembangan platform online yang menyediakan berbagai sumber daya, alat bantu, dan jaringan bagi para editor serta penerbit jurnal ilmiah.
Program ketiga adalah pendampingan dan mentoring, di mana para editor jurnal ilmiah senior akan memberikan bimbingan kepada editor junior untuk meningkatkan kualitas.
Tanggung Jawab serta Harapan
Terpilihnya Ferry sebagai Vice President CASE diharapkan dapat memperluas kontribusi UNAIR dalam jejaring internasional, khususnya dalam penerbitan jurnal ilmiah. Dosen dan tim editorial jurnal ilmiah UNAIR dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik.
“Dosen dan tim editorial akan mendapatkan manfaat dari program pelatihan dan workshop yang CASE selenggarakan. UNAIR juga bisa terlibat dalam proyek-proyek kolaboratif yang didukung CASE, serta meningkatkan peluang publikasi jurnal ilmiah bersama,” jelasnya.
Ferry berharap dengan amanah yang ia emban, penerbitan jurnal ilmiah di Asia dapat semakin maju. Ia juga berharap reputasi UNAIR semakin melejit di kancah internasional.
“Semoga dengan peran ini bisa membawa kemajuan bagi penerbitan jurnal ilmiah di Asia, semakin kuatnya jaringan profesional, terbangunnya lingkungan penerbitan jurnal ilmiah yang berkelanjutan dan inklusif, serta semoga ini bisa meningkatkan sumbangsih UNAIR pada komunitas ilmiah internasional,” pungkasnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 20 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 1 hari lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 1 hari lalu
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
Ilmu 1 hari lalu
Satuan Pendidikan Aman Bencana Langkah Strategis Mengubah Peran Sekolah Penanggulangan Bencana
Ilmu 3 hari lalu
Terkini
Canton Fair ke-139 Tampilkan Inovasi Robot Layanan di Guangzhou
Ragam Nusantara 13 menit lalu
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 18 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 19 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 20 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 21 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 21 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 22 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 23 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 23 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 1 hari lalu