RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Anak Pekerja Migran Asal NTT Ini Berhasil Raih Gelar Sarjana di UGM

Pengalaman lain yang juga membentuk karakter kepemimpinannya adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN mengajarkannya pentingnya inisiatif dalam memulai percakapan dan membangun hubungan sosial yang kuat, yang ia anggap penting untuk kesuksesan di masa depan.

Menulis skripsi menjadi tantangan besar bagi Fendi. Setelah mengganti judulnya pada seminar proposal di semester 6, ia mengaku membutuhkan waktu dua tahun lebih untuk menyelesaikannya. 

"Saya sadar saya takluk pada karakter saya sendiri, tetapi ketika saya berani membuka komunikasi dengan dosen pembimbing, semuanya berjalan lebih lancar," ujarnya. 

Pada Semester 11, Fendi akhirnya lulus dengan nilai B+ dan skripsi berjudul "Teknik Penerjemahan Nomina Majemuk Bahasa Indonesia pada Artikel Berita Daring Antara News." Ia menyelesaikan pendidikan dengan IPK 3,59.

Kini, setelah menyelesaikan pendidikannya di UGM, Fendi merasa perjalanan panjang ini telah memberinya banyak pelajaran. Ia berpesan kepada mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan kuliahnya untuk tidak takut memulai skripsi. 

"Bangun komunikasi dengan teman yang sudah selesai, dengan dosen pembimbing, dan jangan takut untuk salah. Karena selalu ada ruang untuk memperbaiki, dan pada akhirnya semua ketakutan itu hanya ada di kepala," tutup Fendi.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini