Ferrari Amalfi: Evolusi Roma dengan Sentuhan Lebih Matang dan Fokus Pengemudi
Karso Aji - 09 Februari 2026 - LifestyleNYALANUSANTARA, JAYAPURA- Ferrari kembali menyempurnakan formula grand tourer bermesin depan lewat Ferrari Amalfi, model entry-level terbaru yang akan menggantikan Roma dalam jajaran produk globalnya. Meski disebut sebagai entry-level, Amalfi tetap membawa DNA Ferrari sepenuhnya, baik dari sisi performa, desain, maupun teknologi.
Ditenagai mesin V8 twin-turbo 3,9 liter, Ferrari Amalfi menghasilkan 640 hp, menjadikannya salah satu GT paling bertenaga di kelasnya. Akselerasi 0–100 km/jam dalam 3,3 detik memastikan mobil ini tetap relevan sebagai supercar harian, bukan sekadar cruiser bergaya elegan. Konsumsi bahan bakarnya diklaim berada di angka 8,93 kmpl, angka yang cukup rasional untuk mobil dengan performa sekelas ini.
Dari luar, Amalfi terlihat familiar namun lebih modern. Ferrari merapikan bahasa desain Roma dengan menghilangkan gril depan besar dan menggantinya dengan tampilan yang lebih minimalis. Bagian belakang kini terasa lebih fungsional dengan bukaan bagasi lebih lebar, tanpa mengorbankan siluet ramping khas Ferrari bermesin depan.
Perubahan paling terasa justru hadir di interior. Ferrari tampaknya mendengarkan kritik konsumen dengan mengembalikan kontrol fisik di setir, sebuah langkah yang meningkatkan ergonomi dan rasa berkendara. Tata letak dasbor kini lebih konvensional, dengan layar sentuh horizontal yang lebih intuitif, tanpa menghilangkan nuansa mewah dan sporty khas Maranello.
Di India, Ferrari Amalfi dibanderol mulai Rs 5,59 crore (ex-showroom), dengan harga on-road yang bisa menembus Rs 6,46 crore tergantung wilayah dan opsi tambahan. Seperti Roma sebelumnya, Amalfi akan diluncurkan lebih dulu dalam versi coupe, sementara varian Spider (convertible) diperkirakan menyusul beberapa tahun kemudian.
Meski peluncuran resminya diperkirakan pertengahan tahun, konsumen India perlu bersabar karena pengiriman unit kemungkinan baru dimulai pada 2027. Namun, bagi pembeli Ferrari, penantian tersebut adalah bagian dari eksklusivitas.
Ferrari Amalfi bukan mobil yang radikal, tetapi justru itulah kekuatannya. Ia hadir sebagai Ferrari yang lebih dewasa, lebih nyaman, dan lebih mudah dinikmati sehari-hari—tanpa mengorbankan sensasi berkendara yang menjadi identitas utama kuda jingkrak.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 16 jam lalu
Mercedes-Benz EQS Facelift Hadir dengan Jarak Tempuh Hingga 926 Km dan Teknologi 800V
Lifestyle 2 hari lalu
65 Tahun Nasmoco Berkarya untuk Jateng-DIY, Hadirkan Promo dan Penawaran Menarik
Lifestyle 2 hari lalu
Desain Lebih Futuristik dan Fitur AI Canggih di EQS Facelift Terbaru
Lifestyle 2 hari lalu
Riteish Deshmukh Hadirkan Epos Besar “Raja Shivaji”, Perpaduan Budaya dan Hiburan Massal
Lifestyle 3 hari lalu
Terkini
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 13 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 14 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 16 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 16 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 16 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 17 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 18 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 18 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 19 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 19 jam lalu