Ferrari Luncurkan Grand Tourer Terbaru, Amalfi: Lebih Bertenaga dari Roma
Karso Aji - 04 Juli 2025 - LifestyleNYALANUSANTARA, JAKARTA- Ferrari secara resmi telah meluncurkan mobil grand touring terbarunya, Amalfi, ke pasar global. Dinamai sesuai dengan keindahan pantai di Italia, Amalfi akan menggantikan Roma sebagai model GT paling terjangkau dari pabrikan mobil mewah ini.
Meskipun berbagi platform dengan Roma, Amalfi hadir dengan peningkatan signifikan pada performa, aerodinamika, dan desain, menjanjikan pengalaman berkendara yang lebih halus dan dinamis.
Performa Mesin yang Ditingkatkan
Di balik kap mesin Amalfi, terdapat mesin V8 3,9 liter twin-turbocharged khas Ferrari yang dipadukan dengan transmisi otomatis kopling ganda 8-percepatan. Mesin ini telah mengalami penyempurnaan untuk meningkatkan output tenaganya menjadi 640 tenaga kuda, atau 20 hp lebih besar dari Roma. Sementara itu, torsi puncaknya tetap pada 760 Nm.
Penyempurnaan juga mencakup penggunaan camshaft yang lebih ringan (dipangkas 1,3 kg) untuk respons mesin yang lebih cepat dan putaran yang lebih tinggi, terutama pada gigi yang lebih tinggi. Selain itu, pengaturan ECU yang diambil dari model 12Cilindri diklaim dapat mengoptimalkan mesin di seluruh rentang putaran.
Perubahan mekanis ini menghasilkan akselerasi yang lebih cepat. Amalfi mampu melaju dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 3,3 detik (0,1 detik lebih cepat dari Roma) dan mencapai kecepatan 200 km/jam dalam waktu 9 detik. Meskipun demikian, kecepatan tertinggi mobil ini tidak berubah, tetap di angka 320 km/jam.
Desain dan Aerodinamika Baru
Dari segi tampilan, Amalfi mempertahankan siluet grand tourer klasik yang mirip dengan Roma, lengkap dengan pegangan pintu model rata dan velg 20 inci. Namun, hampir seluruh panel bodi Amalfi, kecuali bagian kaca, menggunakan desain baru.
Bagian depan menampilkan desain gril yang dibentuk ulang dengan inspirasi dari SUV Purosangue. Garis hitam ramping menghubungkan lampu depan LED yang tipis, sementara saluran udara yang didesain ulang membantu mengarahkan aliran udara ke turbo dan mengurangi hambatan. Di bagian belakang, sayap belakang aktif yang didesain ulang menghasilkan downforce hingga 110 kg.
Interior Modern dengan Sentuhan Klasik
Interior Amalfi dilengkapi dengan konsol tengah mengambang yang didesain ulang, dibuat dari aluminium padat. Konsol ini menampung kontrol transmisi, bantalan pengisi daya nirkabel, dan tombol-tombol tambahan.
Layar sentuh berukuran 10,25 inci yang berorientasi lanskap menggantikan unit vertikal pada model sebelumnya, kini menawarkan dukungan untuk Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel. Layar untuk penumpang tetap berukuran 8,8 inci, sementara layar digital pengemudi sedikit diperkecil menjadi 15,2 inci.
Yang paling menarik, Ferrari kembali menggunakan tombol fisik pada roda kemudi, termasuk tombol start/stop mesin berwarna merah yang ikonik. Ini berbeda dengan Roma yang mengandalkan kontrol sentuh. Hingga Ferrari memperkenalkan varian convertible dari Amalfi, Roma Spider akan tetap tersedia di pasar.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 17 jam lalu
Mercedes-Benz EQS Facelift Hadir dengan Jarak Tempuh Hingga 926 Km dan Teknologi 800V
Lifestyle 2 hari lalu
65 Tahun Nasmoco Berkarya untuk Jateng-DIY, Hadirkan Promo dan Penawaran Menarik
Lifestyle 2 hari lalu
Desain Lebih Futuristik dan Fitur AI Canggih di EQS Facelift Terbaru
Lifestyle 3 hari lalu
Riteish Deshmukh Hadirkan Epos Besar “Raja Shivaji”, Perpaduan Budaya dan Hiburan Massal
Lifestyle 3 hari lalu
Terkini
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 14 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 16 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 17 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 17 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 17 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 18 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 19 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 20 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 21 jam lalu